Cara Menghitung Bunga Bank dan Deposito Harian

Cara Menghitung Bunga Bank dan Deposito Harian
inanesia.com

Mengenal, contoh, dan cara menghitung bunga bank harian serta deposito memang sangat penting untuk diketahui agar bisa memilih bunga yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Bunga dapat diartikan sebagai balas jasa yang diberikan kepada nasabah atas simpanan ataupun pinjaman yang dilakukan di bank.

Bunga biasanya didasarkan atas prinsip konvensional dimana nasabah mendapatkan bunga atas simpanan atau membayar bunga bagi yang memperoleh pinjaman dari bank.

Tabungan deposito sendiri merupakan salah satu jenis produk tabungan atau investasi dari bank yang bisa dipilih maupun digunakan masyarakat.

Perbedaan tabungan biasa dengan deposito terletak pada waktu penarikan dimana tabungan biasa ditarik kapanpun, sedangkan tabungan deposito ditarik sesuai dengan jangka waktu tenor.

Selain itu, tabungan deposito memberikan lebih banyak suku bunga dibandingkan dengan tabungan biasa.

Namun, suku bunga yang diberikan juga tergantung dari bank dan cara perhitungan bunga. Berikut ini contoh dan cara perhitungan bunga bank harian serta deposito:


Contoh Dan Cara Menghitung Bunga Bank Harian


Bunga bank harian menjadi keuntungan bagi nasabah yang menggunkan produk tabungan dari bank untuk menyimpan uangnya. Bunga bank harian sendiri merupakan perhitungan yang banyak digunakan bank.

Bunga bank harian dihitung berdasarkan saldo harian pada tabungan nasabah dan nantinya akan dijumlahkan pada periode tertentu yang biasanya akhir bulan.

Cara menghitung bunga bank harian yang diberikan pada tabungan nasabah yakni dengan mengkalikan saldo harian dengan suku bunga tabungan per tahun dan dikali satu kemudian dibagi tiga ratus enam puluh lima hari.

Angka satu berasal dari jumlah hari sebab bunga dihitung setiap hari. Contoh perhitungan bunga bank harian misalnya Tuan Beni memiliki saldo terakhir di tabungannya sebesar satu juta rupiah.

Bank memberikan bunga sebesar dua persen setiap tahunnya. Maka jumlah total bunga yang diterima Pak Beni pada hari yang bersangkutan yakni hasil dari perkalian satu juta rupiah dengan dua persen dan dikali satu kemudian dibagi tiga ratus enam puluh lima hari.

Dari perkalian tersebut dapat diperoleh hasil sebesar delapan puluh dua koma satu sembilan rupiah. Hasil ini masih belum dikenakan pajak sebesar dua puluh persen dari peraturan pajak PPh pasal 4 ayat 2 Negara Indonesia.

Jika dikenakan pajak dua puluh persen maka total bunga yang didapatkan Tuan Beni pada hari itu sebanyak enam belas koma empat tiga rupiah.


Contoh Dan Cara Menghitung Bunga Deposito Harian


Bunga yang diberikan dari tabungan deposito memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan bunga pada produk tabungan biasa yang ditawarkan oleh bank.

Meskipun tabungan deposito bisa memberikan bunga yang relatif lebih tinggi dari tabungan biasa tapi uang yang disimpan sebagai deposito tersebut tidak dapat diambil sewaktu-waktu.

Bila uang yang menjadi tabungan deposito diambil sebelum waktu yang ditentukan maka nasabah harus membayar pinalti.

Pinalti yang harus dibayar nasabah biasanya berupa uang denda yang besarnya sekitar 0,5% sampai 3% dari total uang deposito maupun tergantung dari kebijakan bank bersangkutan.

Selain itu, tabungan deposit yang melebihi tujuh juta lima ratus ribu rupiah akan terkena pajak sebesar 20%.

Pajak 20% akan dipotong dari bunga yang diberikan bank ke nasabah pemilik tabungan deposito. Cara perhitungan bunga deposito tanpa pajak dan dengan menggunakan pajak bisa dilihat di bawah ini.

1. Cara Perhitungan Bunga Deposito Tanpa Pajak

Perhitungan bunga deposito bisa dihitung menggunakan dua metode yaitu metode masa simpan harian dan metode masa simpan bulanan.

Secara sederhana metode masa simpan harian tanpa pajak menggunkan rumus jumlah simpanan deposito dikalikan dengan bunga dan jangka waktu harian kemudian dibagi tiga ratus lima. Angka tiga ratus lima tersebut merupakan jumlah hari dalam satu tahun.

Sedangkan untuk metode masa simpan bulanan menggunakan rumus jumlah simpanan deposito dikalikan bunga dan jangka waktu bulanan dibagi dua belas yang berarti jumlah bulan dalam satu tahun.

Agar lebih mudah untuk dipahami berikut ini contoh dari perhitungan bunga deposit tanpa pajak menggunakan metode masa simpan harian dan masa simpan bulanan.

A. Cara Menghitung Bunga Deposito Tanpa Pajak Menggunakan Masa Simpan Harian

Bu Rani mendepositkan uangnya sebesar tujuh juta rupiah di salah satu bank terkenal di Indonesia dengan jangka waktu deposito tiga bulan. Bank memberikan bunga sebesar tujuh persen per tahunnya.

Total bunga yang akan diperoleh Bu Rani atas tabungan depositonya yaitu seratus dua puluh dua ribu seratus enam puluh empat rupiah.

Hasil tersebut diperoleh dari tujuh juta rupiah dikalikan tujuh persen dan dikali lagi dengan sembilan puluh satu lalu dibagi tiga ratus lima. Sembilan puluh satu berasal dari jumlah hari selama tiga bulan.

B. Cara Menghitung Bunga Deposito Tanpa Pajak Menggunakan Masa Simpan Bulanan

Pak Andi membuat tabungan deposito di salah satu bank di Indonesia dengan menyetorkan uang sebesar tujuh juta rupiah dengan jangka waktu deposito tiga bulan.

Bank tersebut memberikan bunga atas tabungan deposito Pak Andi sebanyak tujuh persen setiap tahunnya.

Total bunga yang akan didapatkan Pak Andi adalah hasil dari tujuh juta rupiah dikalikan tujuh persen dikalikan lagi dengan tiga yang merupakan jangka waktu deposito kemudian dibagi dua belas.

Hasil dari perhitungan tersebut yaitu seratus dua puluh dua ribu lima ratus rupiah. Jumlah tersebut merupakan total bunga deposito yang akan didapatkan Pak Andi.

2. Cara Perhitungan Bunga Deposito Menggunakan Pajak

Sama halnya dengan cara perhitungan bunga deposito tanpa pajak, perhitungan bunga deposito menggunakan pajak juga bisa dihitung dengan metode masa simpan harian dan masa simpan bulanan.

Rumus menggunakan metode masa simpan harian yakni dengan mengkalikan jumlah simpanan deposito dengan bunga dan jangka waktu harian dibagi tiga ratus enam dikalikan delapan puluh persen.

Delapan puluh persen ini berasal dari seratus persen jumlah bunga dikurangi dua puluh persen. Dua puluh persen merupakan besarnya pajak yang dibebankan pada tabungan deposito menurut peraturan pajak PPh pasal 4 ayat 2 Negara Indonesia.

Sedangkan rumus metode masa simpan bulanan yakni jumlah simpanan deposito dikalikan bunga dan jangka waktu bulanan lalu dibagi dengan dua belas dikalikan delapan puluh persen.

Contoh perhitungan dari kedua metode bila terkena pajak bisa dibaca di bawah ini.

A. Cara Menghitung Bunga Deposito Menggunakan Pajak Dengan Metode Masa Simpan Harian

Pak Johar membuka tabungan deposito dan menyerahkan uang sebanyak dua puluh juta rupiah. Jangka waktu deposito yang dipilih selama satu tahun dengan bunga sebesar enam persen setiap tahunnya.

Perhitungan untuk mengetahui total bunga yang di dapatkan Pak Johar dengan mengkalikan dua puluh juta rupiah dengan bunga enam persen dan dikalikan dua belas kemudian dibagi dua bulas dikali delapan puluh persen.

Hasil dari perkalian tersebut sejumlah sembilan ratus enam puluh ribu rupiah. Jumlah tersebut merupakan total bunga yang akan didapatkan Pak Johar.

B. Cara Menghitung Bunga Deposito Menggunakan Pajak Dengan Metode Masa Simpan Bulanan

Bu Rahmi mendepositkan uang di salah satu Bank Indonesia sebanyak dua puluh juta rupiah dengan jangka waktu satu tahun. Bunga yang diberikan oleh bank setiap tahunnya sebesar enam persen.

Jadi perhitungan total bunga yang akan di dapatkan Bu Rahmi adalah sembilan ratus enam puluh ribu rupiah.

Hasil tersebut didapatkan dari perkalian dua puluh juta rupiah dengan enam persen dan dua belas lalu dibagi dua belas dikali delapan puluh persen.

Berbagai cara perhitungan bunga di atas bisa dijadikan referensi ketika ingin membuka tabungan deposito dan memilih perhitungan bunga yang akan digunakan.

Perhitungan bunga yang dipilih untuk digunakan nantinya akan mempengaruhi total uang deposito yang didapatkan.

Untuk mengetahui total uang deposito dan bunga yang akan didapatkan nantinya sangat mudah yakni hanya menambahkan total jumlah bunga dengan uang deposito yang disetorkan pada bank.

Tabungan deposito ini bisa dijadikan pilihan bagi yang ingin berinvestasi uang dalam jangka waktu tertentu karena sifatnya yang mirip obligasi, saham, ataupun reksada.

Namun, sebelum memutuskan untuk membuka tabungan deposito alangkah baiknya untuk membaca terlebih dahulu mengenal, contoh, dan cara menghitung bunga bank harian serta deposito.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here