7 Hal Menarik dari Cerita Rakyat Si Pitung | Legenda dan Dongeng Anak

Pernahkah Anda mendengar kisah Sipitung dan ingin mengetahui banyak hal menarik mengenai cerita rakyat Sipitung? Cerita Sipitung ini adalah salah satu cerita rakyat yang berasal dari Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Cerita Sipitung ini lahir di sebuah kampung yang bernama Rawa Belong. Sipitung merupakan tokoh yang membela kebenaran pada saat Belanda menjajah Indonesia, terutama di daerah Jakarta.

Sipitung dari kecil sudah belajar mendalami agama sekaligus belajar silat dengan gurunya yaitu Haji Naipin. Sipitung memiliki teman atau sahabat akrab bernama Rais dan Ji’i. Ada banyak hal menarik yang bisa Anda temukan dalam cerita rakyat ini.

Hal Menarik dari Cerita Rakyat Si Pitung

Berikut ini ada banyak hal menarik dari cerita rakyat Sipitung yang bisa Anda ketahui :

1. Tubuh Sipitung yang sangat kuat

Salah satu hal menarik mengenai cerita rakyat Sipitung yang bisa Anda ketahui adalah tubuh Sipitung yang sangat kuat. Sejak Sipitung kecil, sudah belajar banyak hal mengenai ilmu silat.

Sipitung dikenal sebagai orang yang tangguh dan tidak pernah bisa dikalahkan oleh lawan. Tubuhnya yang sangat kuat sehingga peluru maupun senjata tajam tidak bisa melukai tubuhnya.

Setiap peluru yang mengenai seluruh tubuhnya akan terpental dan tidak bisa menembus seluruh bagian tubuh Sipitung . Sipitung ini termasuk pendekar yang disukai kerabatnya dan juga ditakuti oleh lawan yang telah bertarung dengannya.

2. Sipitung termasuk orang yang baik hati

Hal menarik berikutnya dari cerita Sipitung adalah Sipitung termasuk orang yang baik hati. Karena keberaniannya membela rakyat miskin yang menderita. Apalagi rakyat tertindas pada saat penjajahan Belanda sedang berlangsung.

Karena Belanda yang bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat yang lemah dengan mengambil seluruh harta milik rakyat. Sipitung juga tidak menyukai tauke atau majikan dan tuan tanah yang hidup mewah dengan memeras harta milik rakyat miskin.

3. Melakukan aksi dalam membantu rakyat miskin

Hal menarik berikutnya dari cerita Sipitung adalah melakukan aksi dalam membantu rakyat miskin agar tidak terus mengalami kesengsaraan. Keberanian dan kepedulian yang sangat besar pada rakyat miskin membuat Sipitung mencari akal untuk membantu kaum lemah.

Langkah awal yang dilakukan Sipitung adalah mengumpulkan orang yang sependapat dan mau membantunya. Sipitung akhirnya mengajak kedua sahabatnya yaitu Rais dan Ji’I untuk membantunya dalam melawan Belanda, para tauke dan juga tuan tanah.

Sipitung dan kedua sahabatnya merencanakan untuk melakukan perampokan secara besar-besaran pada tuan tanah yang telah merampas harta milik rakyat kecil. Hasil dari rampasan itu kemudian oleh Sipitung dibagikan kepada rakyat kecil secara merata.

Dengan bantuan dari Sipitung, rakyat semakin membaik dengan adanya bantuan harta dari hasil rampokan Sipitung. Namun lama kelamaan, tuan tanah resah kemudian mereka menyuruh orang yang memiliki kemampuan silat tinggi untuk melawan Sipitung.

Namun semuanya gagal karena kekuatan Sipitung. Tuan tanah kemudian melaporkan kejadian ini pada pihak penjajah Belanda. Mereka membantu tuan tanah untuk mencari Sipitung.

4. Rakyat yang setia dengan Sipitung

Berbagai macam cara dilakukan tuan tanah beserta Pemerintahan Belanda untuk mencari keberadaan Sipitung. Dari mulai menawarkan banyak imbalan yang besar kepada rakyat siapapun yang bisa memberitahukan keberadaan Sipitung.

Namun rakyat tetap setia menjaga keberadaan Sipitung dan tidak memberitahukannya pada tuan tanah maupun pihak Belanda.

Tindakan rakyat miskin terhadap Sipitung mengingat jasa Sipitung yang telah banyak membantu rakyat miskin agar tidak semakin tertindas dengan adanya tuan tanah dan Belanda yang senang membuat rakyat miskin menderita.

5. Cara licik tuan tanah dan pemerintah Belanda

Hal menarik lainnya yang juga ada dalam cerita rakyat ini adalah cara licik tuan tanah beserta Belanda dalam upaya penangkapan Sipitung.

Karena penangkapan Sipitung yang sangat sulit dilakukan, kemudian pihak Belanda menangkap orangtua Sipitung beserta guru silat Sipitung yang bernama Haji Naipin.

Orangtua dan guru Sipitung ini ditangkap lalu dimasukkan ke dalam penjara. Tidak hanya itu saja, orangtua dan guru Sipitung ini disiksa sangat kejam oleh pemerintahan Belanda.

Karena siksaan yang sangat kejam dan tidak manusiawi, kemudian orangtua dan guru silat Sipitung memberitahukan keberadaan Sipitung.

6. Pengakuan orangtua dan guru Sipitung

Penyiksaan orangtua beserta guru silat Sipitung yang tiada hentinya akhirnya membuka mulut keduanya. Setelah orangtua dan guru Naipin disiksa, barulah mereka mengatakan yang sebenarnya keberadaan dan tempat persembunyian Sipitung selama ini.

Pihak Belanda pun segera mengirimkan pasukan untuk menangkap Sipitung. Dan yang paling penting, guru silat Sipitung memberitahukan kelemahan Sipitung agar mudah untuk dikalahkan.

Kekuatan tubuh Sipitung akan mudah hilang dan mudah dikalahkan menggunakan telur busuk. Mengetahui hal demikian, pihak Belanda menyiapkan pasukan untuk membawa banyak telur busuk dan senjata untuk mengalahkan Sipitung.

7. Sipitung akhirnya meninggal dan menyisakan nama terbaiknya

Pihak Belanda beserta pada pasukan segera mendatangi tempat persembuyian Sipitung. Sipitung dengan cepat melawan semua pasukan dari pihak Belanda.

Karena pihak pasukan Belanda mengetahui kelemahan Sipitung, dengan cepat para pasukan melempari Sipitung menggunakan telur busuk. Lama kelamaan, kesaktian dan kekuatan Sipitung hilang.

Setelah itu, pasukan Belanda kemudian menembakkan senjata ke bagian tubuh Sipitung. Karena kekuatannya telah sirna, Sipitung akhirnya meninggal dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Walaupun Sipitung sudah tiada, namanya selalu dikenang oleh rakyat miskin yang telah dibantu dalam melawan tuan tanah beserta pihak Belanda yang menjajah tanpa adanya rasa kemanusiaan.

Leave a Comment