Contoh Kalimat Aktif dan Unsur-Unsur yang Harus Ada di Dalamnya

Kalimat merupakan sebuah gabungan dari dua kata atau lebih. Pasalnya kata dapat disusun sebagai tulisan maupun lisan melalui rangkaian yang sesuai dengan pola kalimat tertentu yang tentunya memiliki arti tersendiri, seperti menyuun contoh kalimat aktif.

Suatu kalimat yang baik dan benar haruslah memiliki unsur-unsur yang lengkap. Unsur-unsur tersebut tentunya memiliki ciri-ciri kalimat yang mengandung Subjek (S), Predikat (P), Objek (O) dan Keterangan (K).

Unsur-Unsur Suatu Kalimat

lithub.com

Untuk dapat membuat kalimat yang baik anda haruslah mengerti tentang unsur-unsur tersebut sebagai berikut:

1. Subjek (S)

Subjek adalah sebuah unsur inti atau unsur pokok pada sebuah kalimat. Wujud dari subjek berupa kata-kata benda dan terletak sebelum unsur predikat.

2. Predikat (P)

Merupakan sebuah unsur yang berfungsi untuk menerangkan, apa yang sedang dilakukan oleh subjek. Predikat berupa kata kerja ataup kata sifat.

3. Objek (O)

Salah satu unsur kalimat yang penting adalah objek. Biasanya objek digunakan untuk melengkapi predikat karena terletak setelah predikat. Objek merupakan keterangan yang akan berkaitan dengan predikat.

4. Keterangan (K)

Merupakan sebuah unsur kalimat yang letaknya terletak di akhir kalimat. Keterangan berfungsi memberikan penjelasan lebih tentang subjek dan predikat pada suatu kalimat.

Biasanya keterangan ditandai dengan konjungsi atau kata hubung, wujud dari sebuah keterangan berupa keterangan alat, waktu, tujuan, cara, penyertaan, penyebab, dan lain-lain.

5. Pelengkap (Pel)

Pelengkap adalah unsur kalimat yang berfungsi memberikan penjelasan yang lebih jauh dari makna suatu kalimat, namun berbeda dengan keterangan perbedaannya jika pelengkap tidak menggunakan kata penghubung.

Salah satu jenis kalimat, yaitu kalimat aktif. Kalimat aktif merupakan kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan. Hal ini dapat dikatakan bahwa subjek sedang aktif, yakni aktif melakukan pekerjaan.

Contoh-Contoh Kalimat Aktif

proprofs.com

Kalimat aktif biasanya akan menggunakan predikat dengan kata dasar. Pasalnya kalimat juga akan diberikan imbuhan. Berikut akan dijelaskan beberapa contoh kalimat aktif diantaranya:

1. “Rudi makan tempe goreng”

Subjek kalimat di atas adalah “Rudi”, sedangkan predikatnya adalah “makan”. Di kalimat tersebut “Rudi” dikatakan sedang aktif, yakni sedang aktif memakan tempe, sedangkan yang pasif adalah tempenya. Karena subjek aktif melakukan pekerjaan, maka kalimat di atas termasuk kalimat aktif.

2. “Ayah membaca koran di teras”

Subjek kalimat di atas adalah “Ayah”, sedangkan predikatnya adalah membaca. Di kalimat tersebut “Ayah” dikatakan sedang aktif, yakni sedang aktif membaca koran. Sementara itu, yang pasif adalah korannya, karena subjek aktif melakukan pekerjaan, maka kalimat di atas termasuk kalimat aktif.

3. “Adik sedang bermain”

Subjek kalimat di atas adalah “Adik”, sedangkan predikatnya adalah “sedang bermain”. Di kalimat tersebut “Adik” dikatakan sedang aktif, yakni sedang aktif bermain. Karena subjek aktif melakukan pekerjaan, maka kalimat di atas termasuk kalimat aktif.

Jenis Kalimat Aktif

ilmubindo.com

Kalimat aktif terdiri dari beberapa jenis sebagai berikut:

1. Kalimat aktif transitif

Merupakan kalimat aktif yang membutuhkan objek untuk mendapatksn tindakan dari subjeknya.

2. Kalimat aktif ekatransitif

Jenis ini adalah kalimat akfif yang memerlukan objek dan pada umumnya memiliki unsur S-P-O. Jadi kalimat ini membutuhkan objek tapi tidak membutuhkan keterangan atau pelengkap kalimat.

3. Kalimat aktif intransitif

Yaitu kalimat aktif yang memiliki pola S-P-K (Pel) atau S-P, dan kalimat aktif transitif tidak diikuti objek (O) namun diikuti oleh keterangan dan pelengkap.

4. Kalimat aktif dwitransitif

Merupakan kalimat yang memiliki pola lengkap, jadi kalimatnya harus memiliki predikat dilengkapi objek dan juga keterangan atau pelengkap S-P-O-K/ Pel.

Leave a Comment