Contoh Kalimat Efektif | Pengertian, Ciri Ciri dan Syarat

Posted on

Sebuah kalimat tercipta dari gabungan kata yang menimbulkan arti baru. Kalimat yang bertele-tele akan membuat pembaca merasa malas untuk meneruskan membaca tulisan Anda.

Apabila Anda seorang yang memiliki hobi menulis tentunya harus lebih memperhatikan kalimat demi kalimat yang hendak atau ditulis, tujuannya agar kalimat-kalimat yang ditulis tersebut tidak berbelit-belit dan menjadi bagian dari kalimat efektif.

Pada kesempatan ini, mari kita belajar tentang contoh kalimat efektif beserta syarat, jenis, juga prinsip yang harus ada pada kalimat efektif.


Pengertian Kalimat Efektif


Image Source: gaznaz.com

Kalimat efektif

adalah kalimat yang disusun berdasarkan aturan dan kaidah yang berlaku, seperti unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat), memperhatikan tata Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), pemilihan kata yang tepat dalam kalimat (diksi). Kalimat yang memenuhi persyaratan tersebut jelas akan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. (Wikipedia)

Menurut JS Bedudu, contoh kalimat efektif adalah kalimat yang baik karena apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh pembaca (si penulis dalam bahasa tulisan) dapat diterima dan dipahami oleh pendengar atau pembaca (dalam bahasa tulisan) memjadi sama benar dengan apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh si penutur atau si penulis.

Pendapat lain tentang kalimat efektif. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat memberikan efek tertentu dalam komunikasi (kejelasan informasi).

Kalimat efektif juga dapat diartikan sebagai kalimat yang tidak menggunakan kata-kata mubazir, tetapi juga tidak ada kekurangan kata yang membuat kalimat jadi rumpang.


Ciri-ciri Kalimat Efektif


Image Source: contoh.pro

1. Menggunakan diksi yang tepat

2. Memiliki unsur pokok kalimat, minimal Subjek dan Predikat

3. Taat pada Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)

4. Melakukan penekanan pada ide pokok (pokok pikiran yang hendak disampaikan melalui tulisan)

5. Mengacu pada penghematan penggunaan kata

6. Memakai kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai

7. Memakai variasi struktur kalimat

8. Memakai kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis serta sistematis

9. Menciptakan koherensi yang baik dan kompak

10. Memperhatikan pararelisme

11. Merupakan komunikasi yang berharkat


Syarat Kalimat Efektif


Ada 6 Syarat (Prinsip) sebuah kalimat dapat disebut sebagai kalimat efektif. Berikut syarat kalimat efektif :

1. Kesatuan

Menurut Amran Tasai dan Arifin, kesatuan adalah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dengan struktur bahasa yang digunakan.

Adanya kesepadanan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik dalam kalimat efektif.

Berikut adalah ciri dan contoh kalimat efektif yang memiliki kesatuan :

a. Adanya Subjek dan Predikat yang jelas, hindari penggunaan kata depan (di, ke, sebagai, dll) sebelum Subjek.

-Di rumah adat para tetua mendiskusikan masalah kejahatan yang terjadi (Salah)
+Para tetua adat mendiskusikan masalah kejahatan yang terjadi di rumah adat (Benar)

b. Tidak terdapat Subjek ganda

-Pembangunan jalan itu kami dibantu oleh warga desa (Salah)
+ Dalam pembangunan jalan itu, kami dibantu oleh warga desa (Benar)

c. Tidak menggunakan kata penghubung intra kalimat

-Kami datang agak terlambat sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama (Salah)
+ Kami datang agak terlambat. Oleh karena itu, kami tidak dapat mengikuti acara pertama (Benar)

d. Perdikat pertama tidak didahului oleh kata “Yang”

-Bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu (Salah)
+ Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu (Benar)

2. Kehematan

-Karena ia tidak diundang, dia tidak datang ke pesta itu (Salah)
+ Karena tidak diundang, dia tidak datang ke pesta itu ( Benar)

3. Kepararelan

+Sang tutor menjelaskan, memaparkan, dan penerapan sebuah aplikasi pada para praktikan (Salah)
+ Sang tutor menjelaskan, memaparkan, dan menerapkan sebuah aplikasi pada para praktikan(Benar)

4. Kelogisan

-Waktu dan tempat kami persilakan (Salah)
+Bapak dosen kami persilakan (Benar)

5. Kepaduan (Koherensi)

-Mereka membahas daripada kehendak rakyat (Salah)
+Mereka membahas kehendak rakyat (Benar)

6. Ketepatan

-Sidik lupa bagaimana cara melukis, mengecat, dan berjahitan (Salah)
+Sidik lupa bagaimana cara melukis, mengecat, dan menjahit (Benar)

Demikian sedikit contoh kalimat efektif yang dapat kami kumpulkan. Semoga bermanfaat. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *