Lambang Pancasila dan Artinya, Penjelasan Makna Sila ke-1 sampai Ke-5

Lambang Pancasila dan Artinya, Penjelasan Makna Sila ke-1 sampai Ke-5
materier.blogspot.com

Sebagai warga negara yang baik, alangkah arifnya jika mau mempelajari apa arti di balik lambang Pancasila yang berada di bagian perisai pada dada tubuh burung Garuda yang kita miliki.

Lambang Pancasila sendiri adalah lambang negara Indonesia. Memaknai negara sebagai suatu kesatuan yang utuh dari Sabang sampai Merauke.

Pada kesempatan ini, marilah kita belajar tentang lambang Pancasila yang merupakan ideologi dasar bagi negara Indonesia. Mempelajari lambang Pancasila dan artinya akan dapat menambah wawasan nusantara kita.

Nama Pancasila, berasal dari dua kata yang diambil dari bahasa Sanskerta; panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas.

Pancasila berfungsi sebagai rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila :

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kelima sila tersebut tercantum pada paragraf ke-4 Pembukaan UUD 1945. Masing-masing sila memiliki lambang tersendiri.

Lambang sila 1-5 bisa dilihat pada bagian perisai di tengah burung Garuda yang menjadi lambang negara Indonesia.


Lambang Pancasila dan Artinya


1. Sila pertama

Sila pertama yang berbunyi,”Ketuhanan yang Maha Esa.” Memiliki lambang bintang emas dengan lima sudut, serta berlatar belakang hitam.

Bintang emas dapat diartikan bahwa Tuhan yang Maha Esa merupakan cahaya bagi kehidupan umat manusia. Lambang bintang juga diartikan sebagai sebuah cahaya untuk menerangi :

  1. Dasar Negara yang lima seperti yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 alenia ke-4
  2. Sifat Negara yang lima seperti yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 alenia ke-2
  3. Tujuan Negara yang lima seperti yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 alenia ke-4

Latar belakang yang hitam menunjukkan warna alam dan mengandung arti bahwa berkat rahmat Allah adalah sumber dari segalanya.

2. Sila ke-2

Sila ke-2 yang berbunyi,”Kemanusiaan yang adil dan beradab.” Memiliki lambang berupa tali rantai bermata bulatan dan persegi dan di bagian bawah perisai berlatar merah.

Rantai tersebut terdiri dari mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran, yang keduanya saling berkaitan membentuk lingkaran.

Gelang persegi bermakna pria dan lingkarannya menggambarkan wanita. Hal ini menandakan hubungan sesama manusia, baik laki-laki maupun perempuan yang saling membantu, bahu-membahu dan bersatu.

3. Sila ke-3

Sila ke-3 yang berbunyi,”Persatuan Indonesia.” Memiliki lambang pohon beringin di bagian kiri atas perisai berlatar putih.

Pohon beringin adalah pohon besar yang mencerminkan bangsa Indonesia yang menjadi tempat berteduh seluruh rakyat Indonesia.

Akar pohon beringin yang tunjang dan panjang bertumbuh ke dalam tanah, hal ini mencerminkan kesatuan bangsa Indonesia.

Pohon beringin juga memiliki akar yang tumbuh sangat banyak dan bergelantungan pada rantingnya, hal ini bermakna negara kesatuan Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda dari Sabang sampai Merauke.

4. Sila ke-4

Sila ke-4 yang berbunyi,”Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.” Memiliki lambang kepala banteng yang terletak pada bagian kanan atas, dengan perisai berlatar merah.

Banteng merupakan hewan sosial yang kuat dan sering berkelompok atau berkumpul. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat Indonesia harus bermusyawarah dengan berkumpul atau mendiskusikan sesuatu sebelum mengambil suatu keputusan.

5. Sila ke-5

Sila ke-5 yang berbunyi,”Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Memiliki lambang padi dan kapas yang terletak di bagian kanan bawah dengan latar belakang putih.

Padi dan kapas merupakan kebutuhan utama semua masyarakat Indonesia tanpa melihat status dan kedudukannya.

Padi bermakna makanan pokok dan kapas bermakna sandang(pakaian yang terbuat dari kapas). Hal ini mencerminkan persamaan sosial, di mana tidak ada kesenjangan sosial atau ekonomi antara satu dengan lainnya.

Demikian penjelasan mengenai lambang Pancasila dan artinya. Semoga bermanfaat dan menjadikan tambahnya wawasan tanah air kita, sebagai bentuk cinta terhadap negara kesatuan Indonesia. Terimakasih karena telah membaca artikel ini. Salam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here