Mengulas Tentang Pengertian Filsafat dan Ciri-ciri Orang Berpikir Filsafat

Mengulas Tentang Pengertian Filsafat dan Ciri-ciri Orang Berpikir Filsafat
dosenmuslim.com

Filsafat sendiri jika didefinisikan secara umum merupakan pengetahuan atau akal pikiran. Ilmu filsafat juga bisa dijadikan sebagai sebuah pedoman ataupun pandangan dengan dasar refleksi dari pengalaman hidup ataupun pengalaman ilmiah.

Selain itu arti filsafat juga bisa didefinisikan sebagai ilmu yang berusaha mecari sebab dengan sedalam mungkin  sesuatu dengan berdasarkan pikiran atau rasio.


Pengertian Filsafat


Filsafat  merupakan pandangan hidup sesorang atau kelompok orang yang merupakan konsep dasar tentang kenidupan yang dicitakan.

Filsafat merupakan ilmu yang mempelajari tentang sebuah logika, metode maupun sistem atas dasar pemikiran.

Tetap filsafat beda dengan ilmu pengetahuan tentang kehidupan. Maka dari itu juga mempunyai objek sendiri yang luas.

Filsafat juga sebuah studi mengenai semua peristiwa kehidpan dan pemikiran manusia dengan kritis dan dijelaskan dengan konsep dasar.

Ilmu filsafat tidak mempelajari sesuatu dari eksperimen ataupun percobaan. Namun lebih dari pengutaraan masalah dan kemudian mencari sosulisnya. Pasalnya dalam ilmi filsafat akan memberikan alasan ataupun argumen dari suatu solusi yang diberikan.

Studi filsafat harus dan mutlak dibutuhkan logika untuk berpikir dan logika bahasa. Maka dari itu filsafat merupakan ilmu yang hanya di sisi tertentu memiliki cii eksak disamping dengan nuansa khas filsafat, seperti spekuasi, keraguan, rasa penasaran dan ketertarikan.

Selain itu juga diaritikan perjalanan menuju hal yang sangat dalam, hal yang biasa tidak tersentuh disiplin ilum lain yang bersikap skeptic dengan pertanyaan semua hal.

Dari penjelasan di atas dapat di simpulakan bahwa filsafat mempunyai hubungan dengan usaha mencari kebenaran mengenai hakikat hal yang ada melalui pemakaian kemampuan akal degnan optimal. Beneran dihasilkan dari pemikiran filsafat yaitu jawban dalam bentuk gagasan atau ide.

Pengertian filsafat secara etimolgi adalah sebanding degan kata falsafah dalam bahasa arab yang berasal dari bahasa yunani yaitu philein (mencintai) atau philia (prsahabatan) dan Sophos  (kebijaksanaan, keterampilan, pengalaman praktis dan integensi).

Jadi secara etimologis diartikan sebagai cinta atau cenderung akan kebijaksanaan atau cinta kepengetahuan yang bijaksana.


Ciri ciri berpikir filsafat


Radikal. Anda sebagai mahasiswa harus berpikir radikal dalam berfilsafat. Contoh dari berpikir radikal dalam filsafat ini adalah jika ada suatu permasalahan anda akan mencari tau masalah itu sampai anda mengetahui titik awal masalah itu agar anda tau kebenarannya, dapat terjadi sehingga  anda dapat menentukan penyelesaian masalah tersebut dengan tepat.

1. Anda sebagai mahasiswa harus berpikir kritis dalam berfilsafat. Anda akan tanggap terhadap setiap persoalan yang terjadi atau yang sedang berkembang, bahkan anda akan mendatanginya jika itu memungkinkan. Setelah itu anda akan mengumpulkan bukti-bukti serta menggunakan otak anda untuk berpikir bagamana cara menyelesaikan persoalan tersebut.

2. Berpikir rasional yang dimaksud adalah anda akan berfikir menggunakan otak anda (bukan menggunakan perasaan) untuk menyelesaikan suatu persoalan dan hasil pemikiran anda tentunya harus masuk akal.

3. Anda akan membandingkan suatu permasalahan yang sama (yang pernah ditemukan) kemudian anda akan mengevaluasi cara pandang diri anda saat menyelesaikan permasalahan yang dulu setelah itu anda akan mengaitkan permasalahan yang baru dengan pandangan-pandangan dan realitas baru yang anda dapat atau yang telah anda alami.

4. Jika terdapat suatu persoalan anda hendaknya tau konsep konsep dari setiap masalah agar mudah dalam mencari kebenarannya. Misal : anda membuat suatu penyelesaian masalah, kemudian anda tau apa saja konsep konsep dari maslah yang anda hadapi.

5. Anda akan menyelesaikan suatu persoalan dengan runtut sesuai kaiah-kaidah berfikir.

6. Anda akan menyelesaikan suatu persoalan dengan runtut sesuai kaiah-kaidah berfikir serta anda akan konsisten dengan apa yang telah anda lakukan.

7. Anda akan mengguakan metode yang paling baik (menurut anda) untuk menylesaikan suatau persoalan yang terjadi.

8. Anda akan mencari tahu secara menyeluruh terlebih dahulu tentang persoalan yang sedang terjadi dan anda akan berusaha menjelaskan sesuai kebenarannya.

9. Bebas dan bertanggungjawab. Ketika terdapat suatu persoalan anda bebas menggunakan cara apa saja untuk menyelesaikannya, akan tetapi anda harus bisa mempertanggungjawabkan cara yang anda pilih (ada bukti yang dapat dipercaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here