Pengertian Persekusi Menurut Ahlinya serta Cara Menghindari Persekusi

mediaumat.news

Persekusi (bahasa Inggris: persecution) adalah perlakuan buruk atau penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama, atau pandangan politik.

Di Indonesia baru-baru ini dihebohkan oleh beberapa kasus persekusi yang menimpa masyarakat. Sebenarnya kata persekusi itu sudah ada sejak dahulu kala, akan tetapi baru viral pada saat ini. Pada kesempatan ini kami akan membahas pengertian persekusi, contoh kasus, dan cara menghindarinya.

Pengertian Persekusi Menurut Ahli

idntimes.com

Pengertian Persekusi menurut ahli diantaranya sebagai berikut :

1. Damar Juniarto (Anggota Koalisi Anti Persekusi dari Safenet)

Damar mengungkapkan bahwa, Persekusi itu berbeda dengan main hakim sendiri, dalam makna yang sebenarnya pengertian persekusi adalah tindakan memburu seseorang atau golongan tertentu.

“Adalah tindakan suatu pihak secara sewenang-wenang dan sistematis juga luas, jadi beda dengan main hakim sendiri,” jelas Damar saat mengahadiri konferensi press bersama YLBHI serta Koalisi Anti persekusi, di kantor YLBHI, Jakarta, Kamis (1/6).

2. Menurut Wikipedia

Persekusi adalah perlakuan buruk atau penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama, atau pandangan politik.

Persekusi adalah salah satu jenis kejahatan kemanusiaan yang didefinisikan di dalam Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional.

Timbulnya penderitaan, pelecehan, penahanan, ketakutan, dan berbagai faktor lain dapat menjadi indikator munculnya persekusi, tetapi hanya penderitaan yang cukup berat yang dapat dikelompokkan sebagai persekusi.

3. Masyhur Effendi, Taufani Sukmana Evandri (2007)

Menurut Effendi persekusi adalah perampasan dengan sengaja dan kejam terhadap hak-hak dasar dan berhubungan dengan meniadakan identitas kelompok yang merupakan pelanggaran hukum internasional.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Berdasarkan KBBI persekusi adalah pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang disakiti, dipersusah, atau ditumpas.

Contoh Kasus Persekusi

mediaindonesia.com

Kasus ini menimpa remaja berusia 15 tahun berinisial PMA yang merupakan salah satu warga Cipinang Muara, Jakarta Timur serta Fiera Lovita, seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Solok, Sumatera Barat.

Kedua korban di atas mengalami tindak persekusi bermula melalui media sosial. Persekusi terhadap PMA terjadi pada 28 Mei 2017.

Aksi ini diduga dipicu perbuatan PMA yang dianggap telah menghina salah satu ormas dan pimpinannya melalui media sosial. Video yang viral di media sosial ini menunjukkan PMA dikerumuni sejumlah orang yang mengaku simpatisan ormas tersebut.

Remaja berusia 15 tahun tersebut diinterogasi mengenai maksud unggahan statusnya di media sosial. Sedangkan Fiera, didatangi oleh beberapa orang ketika tengah berada di dalam mobil bersama kedua anaknya pada 22 Mei 2017.

Hal ini diduga karena Fiera mengunggah tiga status pada akun Facebook-nya pada tanggal 19 hingga 21 Mei 2017 menanggapi berita kasus yang menimpa pimpinan suatu ormas.

Cara Menghindari Persekusi

locita.co

Untuk menghindari aksi persekusi semacam ini terulang kembali, kita harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Hal-hal di bawah ini sebaiknya kita pertimbangkan sebelum memposting sesuatu di media sosial. Contohnya adalah sebagai berikut :

1. Bayangkan bila mengucapkannya secara langsung

Sebelum mengunggah suatu pernyataan, komentar, berita atau apapun itu, bayangkan kamu menyampaikannya secara langsung di hadapan orang yang kamu tuju. Bayangkan apakah saat itu kamu benar-benar berani menyampaikannya? Atau justru ragu dan takut. Bila keraguan itu muncul, lebih baik diurungkan saja niat tersebut.

2. Pikirkan konsekuensinya

Jika merasa bahwa pernyataan, komentar, berita yang akan diunggah itu tidak akan menyinggung orang lain, pikirkan tentang hal apa yang kira-kira akan terjadi nantinya.

Apakah hal yang ingin kamu sampaikan itu bisa menjadi manfaat untuk orang banyak atau justru tidak ada gunanya sama sekali, atau bahkan mengundang perpecahan.

3. Pahami dan cek kembali informasi

Jangan sampai apa yang kamu lakukan sia-sia dan hanya menyebar berita-berita hoax.

Pengertian persekusi terhadap suatu kelompok yang dapat diidentifikasi atau kolektivitas atas dasar politik, ras, nasional, etnis, budaya, agama, gender.

Sebagai makhluk sosial dan sesama manusia kita dianjurkan untuk saling menyayangi dan mengasihi. Memang benar jika manusia adalah tempat salah dan lupa, tapi sebisa mungkin jaga hati, lisan, dan jempol kita dalam membuat status atau bertindak. Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here