Peran Seni Rupa serta Prinsip Dasarnya dalam Menciptakan Karya Terbaik

Posted on

Peran seni rupa dapat dilihat pada hasil tangan manusia dalam memnfaatkan akalnya. Manusia dibekali akal yang membuat mereka dapat dengan mampu bertahan untuk hidup di bumi meskipun dengan situasi yang sulit sekalipun.

Akal yang dimiliki oleh manusia memiliki kemampuan yang maksimal. Salah satu contoh pemanfaatan akal manusia secara maksimal yaitu dalam mengembangkan peran seni rupa.

Prinsip-prinsip dalam seni rupa mampu ditemukan dan dikembangkan oleh bakat dan akal yang diberikan oleh Tuhan. Karya seni menjadi buah pikiran manusia yang mencintai sisi keindahan, dan antara manusia yang satu dengan yang lainnya memiliki selera seni yang berbeda-beda.

Meskipun berbeda-beda jenisnya, namun semua manusia setuju jika sebuah karya seni rupa dapat dikatakan memiliki nilai estetika apabila dilengkapi oleh unsur-unsur yang terdapat di dalamnya.

Peran Seni Rupa dan Prinsip Dasarnya

Pada umumnya, berbagai prinsip dasar dalam seni rupa terbagi ke dalam 8 isitilah, yaitu gradiasi, komposisi, kesatuan, penekanan, keselarasan, proporsi, keseimbangan dan juga irama.

1. Kesatuan (Unity)

kliping.co

Yang pertama adalah kesatuan atau unity. Kesatuan adalah prinsip yang menunjang sebuah unsur dengan unsur lainnya saling dipadukan dengan harmonis dan menghasilkan sebuah komposisi seni rupa yang indah dan juga menarik.

Jika dibandingkan dengan prinsip seni rupa lainnya, kesatuan akan menjadi modal awal yang membutuhkan bantuan dari prinsip lainnya untuk dapat menciptakan karya seni yang memiliki nilai estetika yang tinggi dan tepat.

Sementara itu, keselarasan merupakan sebuah karya seni rupa yang indah dan memiliki nilai estetis. Perlu diperhatikan pada prinsip ini, unsur-unsur karya seninya berpadu secara selaras dan harmonis.

Keselarasan yang dimaksud yaitu terdapat kedekatan antara satu unsur dengan lainnya yang berbeda. Baik itu dalam hal pencahayaan, bentuk, dan juga pemilihan warna yang memegang peranan penting dalam menciptakan sebuah keindahan.

2. Penekanan (Contrast)

satujam.com

Prinsip yang kedua adalah contrast atau penekanan yang merupakan prinsip dan menjadi dasar dari sebuah kesan yang berbeda dari dua buah unsur. Kedua unsur tersebut bersifat saling berlawanan dan juga yang saling berdekatan.

Adanya prinsip penekanan ini, dapat membuat sebuah karya seni menjadi terlihat lebih segar dan baru, juga tidak monoton dan membosankan. Perbedaan yang mencolok dalam segi warna dan penggambaran bentuk serta ukuran dari karya seni itu sendiri, akan menampilkan tampilan yang jauh lebih menarik.

3. Gradasi

sebentarsaja.com

Prinsip ketiga ini menjadi sebuah kata yang tidak asing di telinga masyarakat, namun kebanyakan juga tak paham dengan penjelasan secara detail mengenai prinsip penting dalam karya seni rupa tersebut.

Gradasi merupakan sebuah susunan warna yang didasarkan ke dalam beberapa tingkatan khusus dalam sebuah karya seni. Prinsip ini tidak harus digunakan dalam menciptakan sebuah karya seni rupa.

Namun apabila melihat karya seni dalam bentuk karikatur, mozaik, lukisan serta berbagai seni rupa 2D lainnya. Kita akan terkagum-kagum dengan gradasi warna yang turut andil untuk menciptakan karya seni indah. Selain itu, adanya gradasi akan membuat sebuah karya seni jauh lebih hidup dan juga bermakna.

4. Komposisi

eduspensa.id

Prinsip yang terakhir adalah komposisi. Prinsip ini memiliki peranan dalam membentuk sebuah karya seni rupa yaitu sebagai dasar dari keindahan.

Karya seni tidak dapat dikatakan indah, serasi, teratur dan juga menarik tanpa diimbangi dengan komposisi seni secara tepat. Setiap seniman memang memiliki selera yang berbeda dalam memandang serta menakar mana karya seni yang terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *