Profil Provinsi Kalimantan Timur | Sejarah, Geografis, Batas Wilayah, Iklim dan Budayanya

Salah satu dari ketigapuluh empat jumlah provinsi di Indonesia adalah provinsi Kalimantan Timur. Provinsi ini juga populer dengan sebutan Kaltim dengan ibu kotanya Samarinda.

Luas wilayah provinsi Kalimantan Timur adalah 129,066,64 km persegi yang dihuni oleh lebih kurang 3.6 juta jiwa.

Menurut data pemerintahan, provinsi ini memiliki kepadatan penduduk terendah keempat di Indonesia dan cocok sekali sebagai tujuan transmigrasi.

Dahulu, sebelum mengalami pemekaran menjadi Kalimantan Utara, provinsi ini menduduki provinsi terluas kedua di Indonesia tepatnya setelah Papua yaitu 194.489 km persegi.


Sejarah Pembetukan Provinsi Kalimantan Timur


Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya merupakan kesatuan ekologis dan historis, melainkan juga kesatuan administrasi.

Sebagai kesatuan administrasi, provinsi ini dibentuk dan diresmikan dengan UU no. 25 tahun 1956 dengan Gubernur pertamanya bernama APT Pranoto.

Sebelumnya, provinsi Kalimantan Timur termasuk ke dalam karesidenan Provinsi Kalimantan. Atas dorongan dari rakyat, tepatnya pada tahun 1956 dimekarkan menjadi provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Pemekaran kembali terjadi pada tahun 2012 dengan ditandainya pembentukan provinsi Kalimantan Utara.


Geografis Provinsi Kalimantan Timur


Provinsi Kalimantan Timur terdiri dari dua wilayah utama, yaitu wilayah lautan seluas 25.656 km persegi dan wilayah daratan dengan luas 127.267.72 km persegi. Secara astronomis, provinsi ini terletak pada 113°44′ dan 119°00′ BT, 2°33 ‘LU dan 2°25’ LS.

Kalimantan Timur adalah provinsi dengan luas wilayah ketiga setelah Papua dan Kalimantan Tengah. Secara rinci, provinsi ini terdiri dari 7 kabupaten, 3 kota yaitu Kota Samarinda, Balikpapan, dan Bontang.

Dilihat dari fungsi ekonominya, Kalimantan Timur merupakan gerbang masuknya interaksi dengan pihak asing dengan menggunakan jalur perairan. Provinsi ini sangat kaya dengan kayu-kayu berkualitas layak ekspor dan kerap menjadi sasaran ilegal logging.

Menariknya lagi, Kalimantan Timur sangat kaya akan sungai-sungai panjang maupun kecil seperti yang terkenal dengan sebutan Sungai Mahakam.

Karena banyaknya jalur perairan yang bisa dilalui, sarana transportasi laut atau perairan juga masih sering dipakai mskipun jalur darat sudah tertata dengan rapi.

Tercatat ada 18 danau besar yang berada di Kutai Kertanegara. Danau terluas dan terpanjang bernama Danau Semayang dengan luas 13.000 hektar dan Danau Melintang dengan luas 11.000 hektar.

Batas Wilayah Provinsi Kalimantan Timur

Kalimantan Timur terletak di bagian timur kepulauan Kalimantan dengan batas-batasnya sebagai berikut:

  • Batas Utara adalah Kalimantan Utara.
  • Batas Timur adalah Laut Sulawesi dan Selat Makassar,
  • Batas barat adalah kalimantan barat, kalimantan tengah dan Malaysia
  • Batas selatan adalah kalimantan selatan.

Iklim, Suhu, Kelembaban, dan Curah Hujan


Dilihat dari letak astronomisnya, provinsi Kalimantan Timur memiliki iklim tropis dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Selain itu, ada juga musim-musim tertentu sebagai peralihan.

Musim kemarau di Kalimantan Timur umumnya terjadi sekitar bulan Mei hingga bulan Oktober sedangkan Musim Penghujan terjadi pada sekitaran bulan November hingga bulan April.

Daerah-daerah di sekitaran garis Katulistiwa termasuk salah satuya Kalimantan Timur dipengaruhi oleh Angin Muson Barat dan Angin Muson Timur yang terjadi pada bulan November April bersamaan denagn musim penghujan dan Mei-Oktober bersamaan dengan musim kemarau.

Akan tetapi, karena banyaknya dampak negatif dari aktivitas-aktivitas yang dilakukan manusia secara sembarangan, patokan waktu tersebut tidak bisa dijadikan pegangan.

Secara umum, Kalimantan Timur beriklim tropis dengan rentang suhu 21.6 derajat celcius hingga 35.6 derajat celcius berdasarkan sensus yang dilakukan di Berau pada tahun 2013.

Sedangkan rata-rata suhu di seluruh wilayah Kalimantan Timur adalah minimal 22.1 derajat celcius hingga 35.1 derajat celcius.

Badan meteorologi mencatat bahwa kelembaban udara di provinsi ini rata-rata adalah 83-87 persen. Akan tetapi, patokan tersebut terus bergeser seiring dengan bertambahnya faktor-faktor eksternal yang bersifat negatif yang dilakuakn.

Tercatatk elembaban terendah di daerah Samarinda dengan ketinggian 82 persen sedangkan kelembaban tertinggi di Berau dengan ketinggian mencapai 91 persen.

Kalimantan Timur memiliki curah hujan tertinggi tepatnya di Berau dengan ketinggian 245.1 mm persegi sedangkan curah hujan terendah terjadi di Samarinda dengan ketinggian 237.88 mm persegi.


Etnis Provinsi Kalimantan Timur


Provinsi Kalimantan Timur dipadati oleh suku pendatang yang mayoritas adalah suku Jawa dengan total jumlah 30.24%.

Rata-rata dari masyarakat Suku Jawa tersebut melakukan transmigrasi dan menempati wilayah-wilayah transmigran sesuai dengan panduan dari pemerintah.

Etnis kedua adalah Suku Buigis sebanyak 20.81% dan suku Banjar sebanyak 12.5% yang umumnya menempati Kota Samarinda dan balikpapan.

Selain etnis-etnis tersebut, ada juga etnis Dayak, Kutai, Toraja, Paser, Sunda, Madura, Suku Buton dan suku-suku lainnya dengan kuantitas yang lebih sedikit.


Bahasa Provinsi Kalimantan Timur


Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Kalimantan Timur berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dan juga bahasa Banjar.

Bahasa Banjar dipakai sebab banyaknya perantauan suku Banjar yang asli dari Kalimantan Selatan. Bahasa Banjar utamanya dipakai untuk komunikasi di kota Balikpapan dan Samarinda.

Ada juga penutur Bahasa Jawa, Bugis, Kutai, Paser, Tidung, Berau, Tunjung, Bahau, Modang dan juga Lundayeh yang dituturkan oleh suku pemilik bahasa masing-masing.


Budaya Provinsi Kalimantan Timur


Dari segi seni budaya, ada beberapa pertunjukan seni yang bisa dinikmati dan asli dari Provinsi Kalimantan Timur, yaitu:

  • Musik: Tingkilan dan Sempek
  • Tarian: Gantar, Ngeleway, Ngerangkaw, Kencet, Datun, Hudoq dan Maropeng.
  • Senjata Tradisional: Mandau, Gayang,Sumpit, Perisai, Tombak dan Keris Bukitrang.
  • Upacara Kematian: Kenyew, Kwangkey, Tooq.
  • Tolak bala: Nuak, Bakelew, Paper Mamer, Besamat, Pakatn Nyahuq
  • Penyembuhan penyakit: Beliatn Bawo, Sentinyu, Kenyo, Luangan, dan Bejamu
  • Perkawinan: Ngompokng, kantarijar.

Leave a Comment