Profil Provinsi Papua Barat | Sejarah, Penduduk dan Tempat Wisatanya

Papua Barat ialah provinsi yang terletak di bagian ujung barat Pulau Papua. Luas wilayah provinsi ini mencapai 115.363 kilometer persegi.

Merayakan hari jadi pada setiap tanggal 4 Oktober, provinsi ini semakin maju dengan semboyannya “Cintaku Negeriku”.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Provinsi Papua, mari kita baca bersama uraian berikut.


Sejarah Provinsi Papua Barat


Sejarah provinsi Papua Barat tidak terlalu banyak didapat dari buku – buku sejarah. Sepanjang yang diketahui, Papua Barat pada masa sebelumnya dikenal dengan Samudranta.

Samudranta berarti pulau di ujung lautan. Hal tersebut menunjukkan bahwa papua Barat dulunya termasuk dalam kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

Catatan sejarah mengenai Papua Barat juga didapatkan dari Kitab Negara Kertagama.

Kitab Negara Kertagama yang dituklis pada masa Kerjaan Majapahit menyebutkan dengan jelas mengenai wilayah Papua Barat yang merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Pada tahun 1660, Papua Barat menjadi berada di bawah kekuasaan Kesultanan Tidore.

Hal tersebut terjadi berdasarkan perjanjian antara Tidore dan ternate yang diadakan di bawah pengawasan pemerintah Hindia Belanda.

Nama Porvini Papua Barat sebelumnya ialah provinsi Irian Jaya Barat. Barulah setelah ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 1999 nama provinsi Irian Jaya Barat berubah menjadi Papua Barat.

Papua Barat memiliki otonomi khusus, sama seperti Provinsi Papua.

Otonomi khusus dioberikan kepada masyarakat Papua Barat karena dianggap bahwa pemerintahan yang bersifat sentralistik kurang dapat memenuhi kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Papua Barat.

Pemberian otonomi khuusu kepada Provinsi Papua Barat terjadi setelah masa reformasi dalam rangka membangun kepercayaan masyrakat Papua Barat terhadap pemerintah Indonesia.


Penduduk Provinsi Papua Barat


Total penduduk Provinsi Papua Barat ialah sebesar 3.100.590 orang dan terbagi ke dalam 13 wilayah, yaitu 1 kota dan 12 kabupaten.

Pemerintahan di Papua Barat dipimpin oleh Gubernur dibantu dengan 1 Wakil gubernur. Ibukota Provinsi Papua Barat adalah Manokwari.

Sebanyak 53% masyarakat Papua Barat menganut agama Kristen Protestan. Sisanya menganut agama Islam, Katolik, Hindu dan Budha.

Provinsi Papua Barat sebelah utara berbatasan dengan samudera Pasifik, bagian selatan berbatasadn debgan Laut banda, sebelah barat berbatasan dengan Provinsi Maluku Utara, sedangkan bagian timur berbatasan dengan Provinsi Papua.

Terdapat banyak suku asli di Papua. Masing – masing memiliki bahasa yang berbeda dan mencapai ratusan bahasa jumlahnya.

Suku – suku tersebut antara lain Arfak, Suku Imeko, Moi, tehit, Tipin, Suku Anggi, dan Suku Sekar. Lagu tradisional yang terkenal dari provinsi ini ialah Sajojo.

Sama dengan provinsi Papua, masyarakat Papua Barat menggunakan belati serta busur dan panah sebagai senjata tradisional.

Senjata utama masyarakat Papua berupa belati ini terbuat dari tulang burung kasuari. Sedangkan anak panah yang juga merupakan senjata di papua menggunakan tulang kangguru atau bisa juga menggunakan bambu.

Industri yang dihasilkan oleh masyarakat Papua Barat ialah kain Timor. Kain Timor merupakan kain tenun tradisional. Masyarakat Papua Barat juga memproduksi sirup pala harum yang mayoritas terdapat di Fak – Fak.

Alat musik khas Provinsi Papua Barat ialah Tifa. Bentuk alat musik ini mirip dengan alat musik kendang. Terbuat dari kayu yang sudah dilubangi dan salah satu sisinya ditutup dengan kulit rusa.

Tifa biasa digunakan untuk mengiringi tarian perang di papua. Selain tifa juga ada alat musik lain yaitu Atowo dan Fu.

Rumah tradisional provinsi Papua Barat disebut dengan Rumah Honai. Makanan khas dari Papua Barat sama dengan makanan Papua, yaitu Papeda.

Papeda ialah mkanan khas Papua dan Papua Barat berupa bubur sagu yang biasa disajikan dengan ikan tongkol. Selain itu juga ada Aries dan Keripik Keladi.

Hasil alam Provinsi Papua Barat cukup banyak. Diantaranya jagung, sagu, kacang hijau, cengkih, pala dan juga rumput laut.


Tempat Wisata Provinsi Papua Barat


Papua Barat merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki keindahan alam sangat luar biasa. Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi tujuan wisata impian bagi banyak turis mancanegara.

Alam Papua Barat memang merupakan obyek wisata yang keindahannya tak tertandingi. Obyek wisata yang terdapat di provinsi Papua Barat antara lain:

Raja Ampat

Siapa yang tak kenal dengan Raja Ampat? Daerah wisata satu ini kecantikannya telah termashsyur hingga ke mancanegara.

Kekayaan alam bawah laut Raja Ampat membuat tempat ini menjadi lokasi tujuan wisata oleh banyak turis, baik dalam negeri maupun luar negri.

Banyak kegiatan yang dapat dilakukan di Raja Ampat, antara lain diving, snorkling, dan trekking di pulau – pulau kepulauan Raja Ampat.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Taman Nasional ini merupakan taman nasional laut terluas di Indonesia yang memiliki luas laut sebesar 1.385.300 hektar.

Luas tersebut sebagian besar merupakan kawasan terumbu karang, uyaitu seluas 80.000 hektar.

Di taman nasional ini terdapat dua yang merupakan peninggalan dari jaman purbakala. Terdapat juga lokasi pengamatan burung di Pulau Rumberpon.

Sumber air panas, air terjun, dan tempat pengawasan ikan paus juga terdapat di taman nasional ini.

Danau Anggi Gita

Danau Kembar ini terletak di kabupaten Manokwari. Memiliki ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut membuat danau ini berhawa sejuk.

Lokasi ini hanya berjarak sekitar 35 kilometer dari kota Manokwari. Dapat ditempuh dengan menggunakan pesawat otter. Biaya sewa pesawat sebesar 350 ribu per orang.

Itulah sedikit uraian mengenai Provinsi Papua Barat. Semoga dapat menambah wawasan anda.

Leave a Comment