9 Tips Memulai Bisnis Waralaba Sukses Bagi Pemula

Posted on

Bisnis waralaba merupakan salah satu jenis bisnis yang saat ini cukup banyak diminati oleh para pengusaha, termasuk para pemula.

Konsep bisnis ini memungkinkan orang yang mempunyai modal dan kurang berpengalaman dalam membangun bisnis dapat mempunyai sebuah usaha yang menguntungkan.

Apalagi jika waralaba yang dibeli adalah merek dagang yang sudah populer. Potensi bisnis seperti ini tentu sangat menguntungkan untuk jangka panjang.

Para pengusaha yang mempunyai modal besar, membeli waralaba dengan harga mahal tentu bukan suatu masalah.

Tetapi bagi pengusaha yang mempunyai modal terbatas, biasanya mereka akan berpikir berkali-kali sebelum memutuskan untuk memulai waralaba.

Saat ini biaya yang diperlukan untuk menjalankan bisnis waralaba sangat beragam. Mahal atau murah itu sebenarnya dapat dilihat dari potensi bisnis tersebut untuk jangka panjang.

Bagi para pemilik waralaba, mereka tentu berharap agar bisnis yang mereka rintis dikenal luas dan mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin.

Keuntungan dari sebuah waralaba akan semakin banyak jika semakin banyak mitra yang bergabung.


Tips Memulai Bisnis Waralaba


Bagi Anda yang baru berencana untuk membangun sebuah bisnis waralaba, berikut ini adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan.

1. Menggali Potensi Diri

Cara pertama, kenali lebih dulu diri Anda. Cari tahu lebih dalam tentang Anda dan usaha waralaba seperti apa yang Anda inginkan.

Jika Anda adalah ibu rumah tangga yang hobi memasak dan sangat memahami bagaimana membuat makanan yang enak, maka membangun bisnis waralaba kuliner merupakan pilihan terbaik.

2. Memastikan Keunikan Produk/Jasa

Bisnis waralaba yang ada di sekitar kita saat ini sudah sangat banyak dengan variasi yang sangat beragam mulai dari kuliner, bengkel, salon, hingga tukang cukur.

Jika Anda ingin membangun franchise, maka sangat penting untuk menciptakan sesuatu yang unik dan berbeda dari yang lain.

Ketika Anda menawarkan sesuatu yang berbeda, para konsumen pun dapat lebih mudah mengenali produk Anda dan membelinya karena mereka tidak dapat menemukan pada produk yang lain.

Sebagai contoh, Anda ingin membuka waralaba ayam goreng. Maka, Anda perlu menciptakan ayam goreng yang unik entah itu dari sambalnya, penyajian ayamnya, cara mengolah ayamnya, racikan bumbunya, dan berbagai hal lain yang menjadikan ayam goreng tersebut berbeda dengan ayam goreng di restoran lain.

Contoh lain jika Anda ingin membuka waralaba jasa misalnya jasa potong rambut, berikan keunikan misalnya dengan memberikan welcome drink, gratis WiFi, atau layanan pijat tambahan setelah dicukur.

Yang paling penting, Anda harus menciptakan sesuatu yang unik!

3. Melihat Peluang Jangka Panjang

Ketika membangun sebuah waralaba, Anda tentu ingin agar usaha tersebut dapat semakin berkembang dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu ciptakanlah sesuatu yang selalu dibutuhkan orang.

Sebagai contoh, makanan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang akan selalu dicari sampai kapanpun. Oleh sebab itu banyak usaha waralaba cenderung memilih usaha kuliner.

4. Membuat Standar Operasi Baku

Setiap orang yang membangun bisnis waralaba tentu berniat untuk mengembangkan bisnis tersebut. Agar nantinya waralaba Anda dapat dikembangkan di mana – mana, maka Anda harus mempunyai standar operasi yang baku.

Kelemahan dari kebanyakan pengusaha UKM adalah saat membuat standar operasi tersebut.

Sebenarnya membuat standar operasi baku bukan sesuatu yang sulit asalkan Anda memahami prosesnya dan ingin menuliskan proses tersebut di atas kertas.

Jika Anda kesulitan menyusunnya, mintalah bantuan pada penyusun system.

5. Membuat HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)

Salah satu kelemahan dari pengusaha UKM adalah jarang memberikan perlindungan terhadap hak intelektualnya, entah itu karena faktor tidak tahu atau beranggapan bahwa mengurus HAKI sangat merepotkan dan mahal.

Padahal dalam bisnis waralaba sebenarnya yang diperjualbelikan adalah HAKI usaha tersebut. Jadi Anda sebaiknya segera mendaftarkan hak cipta, paten, dan merek pad Ditjen HAKI Depkumham.

Mengenai biaya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Jika kesulitan, Anda dapat minta bantuan dari konsultan HAKI.

6. Mendesain Cara Duplikasi yang Praktis dan Mudah

Salah satu kunci agar bisnis waralaba Anda mudah dikembangkan adalah melalui cara duplikasi yang prkatis dan mudah. Anda harus menyusun cara agar orang lain dapat menduplikasi usaha Anda dengan mudah.

Biasanya sistem duplikasi tersebut terangkum dalam sistem training. Selain itu cara pembuatannya juga mudah. Anda hanya perlu menuliskan bagaimana orang lain dapat melakukan bisnis Anda dengan tepat dan cepat.

7. Membuat Keuntungan Bertumbuh

Sebuah bisnis tentu tidak layak dikembangkan jika merugi, Jadi satu – satunya cara agar usaha tersebut layak dikembangkan adalah membuat agar keuntungannya bertumbuh.

Keuntungan yang bertumbuh akan didapat jika bisnis waralaba Anda dalam jangka waktu tertentu mempunyai kecenderungan mencetak keuntungan terus menerus.

Jadi jangan takut untuk menetapkan target pendapatan dan usahakan selalu mencapai target yang telah ditetapkan.

Selain itu Anda juga perlu menaikkan target tersebut secara berkala agar keuntungan yang didapatkan semakin banyak.

8. Menciptakan Supporting Management Berkelanjutan

Salah satu kewajiban pemilik usaha waralaba yang sangat penting untuk mengembangkan usahanya adalah dengan memberikan supporting management yang berkelanjutan kepada mitra selama masa kontrak.

Ketika usaha sudah mulai berkembang, maka segera benahi internal perusahaan Anda. Gunakan organisasi bisnis professional untuk menangani usaha.

Selain itu terus tingkatan keterampilan mereka agar dapat memberikan supporting manajement yang memadai untuk para mitra.

9. Jangan Ingin Cepat Kaya

Ingat, tidak ada sesuatu yang instan. Demikian pula ketika Anda ingin membangun sebuah usaha waralaba. Tak ada jaminan bahwa usaha tersebut akan cepat sukses.

Pada dasarnya semua usaha memerlukan kesabaran untuk sukses, termasuk waralaba. Reputasi dari sebuah waralaba dengan sistem yang bagus, semua itu tergantung dari Anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *