Annisa Lutfi Alwi "home is where the heart is"

10 Fungsi Darah di Dalam Tubuh dan Kaitannya dengan Aktivitas Manusia

Secara umum, fungsi darah pada tubuh manusia antara lain mengantarkan sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Darah menjadi salah satu elemen yang paling penting dalam tubuh manusia karena memiliki fungsi untuk menjaga tubuh.

Darah adalah cairan yang menyerupai air dan berfungsi untuk mengangkut oksigen melalui sel darah ke seluruh tubuh dan menjadi kebutuhan utama bagi makhluk hidup.

Jika jumlah darah dalam tubuh manusia kurang, maka tubuhnya akan menjadi lemas karena tidak terpenuhinya cairan yang mengangkut makanan dan oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, apabila kekurangan darah, tubuh akan menjadi mudah terserang berbagai penyakit.

Ulasan Fungsi Darah di Dalam Tubuh Manusia

satujam.com

1. Mengantarkan Sari-Sari Makanan ke Seluruh Tubuh

Di dalam tubuh, darah memiliki tugas utama untuk mengedarkan makanan, vitamin, protein dan karbohidrat yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsi ke seluruh tubuh manusia melalui nadi.

2. Darah Sebagai Pengangkut Oksigen

Oksigen yang diserap dari udara bebas melalui proses bernafas dari hidung akan disaring melalui bulu hidung dan masuk ke dalam pembuluh darah. Dari pembuluh darah inilah akan dialirkan ke jantung hingga ke seluruh tubuh.

3. Darah Sebagai Pengedar Hormon

Fungsi darah juga sebagai pengangkut hormon yang masuk ke tubuh. Hormon tersebut berasal dari ransangan atau stimulus dari luar maupun dari dalam tubuh manusia. Hormon yang diangkut oleh darah tersebut akan diseleksi yang bermanfaat dan tidak.

4. Darah Sebagai Sisa Oksidasi Sel Tubuh

nazalberbagibagi.blogspot.com

Selain sebagai pengangkut zat yang berguna, darah juga ditugaskan untuk membawa sisa-sisa zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Proses tersebut dilakukan pada saat pernafasan yang di dalamnya terdapat pengedaran oksigen melalui darah hingga jantung dan dilanjutkan ke seluruh tubuh. Selanjutnya, dari jantung, karbondioksida dibuang melalui darah dan dibuang pada saat menghembuskan nafas.

5. Darah Sebagai Antibodi (Sistem Imun)

Darah dapat menahan serangan kuman dan bakteri. Selain sebagai alat angkut, darah juga berfungsi sebagai pengaktif metabolisme. Melalui sel darah merah dan putih, ia menjaga metabolisme tubuh manusia.

Sel-sel darah tersebut bertugas untuk menyerang benda asing atau kuman hingga bakteri yang masuk ke dalam tubuh dapat mati.

Jika sel-sel darah tersebut berhasil menyerang zat, kuman, dan bakteri dari luar, maka tubuh akan terhindar dari penyakit. Namun, jika sel-sel darah tersebut tidak mampu menghadang kuman dan bakteri yang masuk, maka tubuh akan mudah terserang penyakit.

6. Darah dapat Menyembuhkan Luka

Trombosit merupakan bagian dari sel darah yang memiliki fungsi utama dalam menyembuhkan luka yang terdapat di kulit ari.

Dalam prosesnya, trombosit akan bergabung dengan vitamin K untuk membentuk darah agar darah menjadi beku. Setelah darah membeku, trombosit akan menutup perlahan luka yang berada di kulit ari tersebut.

7. Darah Sebagai Pengangkut Karbondioksida

dapurpendidikan.com

Zat yang tidak diperlukan oleh tubuh biasanya akan dikembalikan oleh darah melalui paru-paru dan dihembuskan melalui hidung.

8. Membuang Zat Sisa

Darah bertugas dalam membuang sisa zat ke ginjal dan kulit. Karena tidak mengangkut semua zat yang berguna bagi tubuh.

Dalam proses ekskresi, darah bertugas untuk memilah zat yang berguna bagi tubuh dan zat yang tidak berguna bagi tubuh. Pada bagian zat yang tidak berguna, zat akan dialirkan kedalam sistem pembuangan, ginjal dan juga kulit.

9. Darah Sebagai Pengatur Suhu

Suhu tubuh akan menjadi baik apabila darah menghasilkan oksidosi darah yang baik.

10. Mematikan Bibit Penyakit

Kepingan-kepingan darah yang terdapat dalam tubuh biasanya bertugas untuk mematikan bibit-bibit penyakit yang yang mengendap dalam tubuh, sehingga tubuh dapat terhindar dari berbagai penyakit.

Annisa Lutfi Alwi
Annisa Lutfi Alwi "home is where the heart is"