2 Contoh Pidato Singkat yang Mudah Dihafal | Langkah-langkah Menyusun Pidato

Pidato merupakan salah satu kegiatan yang biasa dituangkan pada acara formal maupun non formal dengan tujuan sebagai media dalam menyampaikan aspirasi ataupun informasi secara lisan.

Dalam berpidato biasanya para orator (orang yang berpidato) menggunakan alat pengeras suara terlebih jika diadakan di tempat-tempat umum seperti gedung atau lapangan terbuka.

Agar isi pidato dapat tersampaikan dengan baik kepada si pendengar, orator harus mempersiapkan materi pidatonya dengan matang. Agar lebih maksimal, isi pidato haruslah sesuai dengan situasi dan kondisi disaat itu. Bahasa yang digunakan pun sebisa mungkin disesuaikan dengan pola pikir audiens yang akan menjadi sasaran pidato.

Saat sedang berpidato baik menggunakan teks ataupun tanpa teks, sang orator harus bisa membangun interaksi yang baik dengan para pendengar dengan mengatur intonasi suara, melakukan kontak mata, serta menambahkan bahasa tubuh atau ekspresi yang tepat untuk mencuri perhatian pendengar. Sehingga isi pidato pun bisa tersampaikan dengan maksimal

Langkah-langkah Menyusun Pidato

Naskah pidato tersusun berdasarkan kerangka pidato yang terdiri dari pembukaan, isi pidato, dan penutup. Sebelum menyusunnya menjadi sebuah naskah pidato yang siap diorasikan, terlebih dahulu mengumpulkan bahan-bahan materi menyangkut pokok pembahasan pada pidato tersebut.

Berikut adalah langkah-langkah dalam menyusun pidato yang baik :

1. Menentukan topik

Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan sebelum menyusun naskah pidato adalah menentukan topik dari pidato tersebut. Dalam menentukan topik diusahakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada agar pendengar antusias.

2. Mengenali karakter pendengar

Ini juga penting dilakukan agar kita tahu siapa yang nanti akan mendengarkan isi pidato kita. Dengan begini kita bisa menentukan penggunaan level bahasa yang akan kita gunakan saat berpidato agar sesuai dengan karakter dan pola pikir si pendengar.

3. Mengumpulkan bahan materi

Setelah kita melakukan dua langkah sebelumnya dengan baik, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan bahan materi yang menyangkut tema pidato kita.

Dalam mengumpulkan bahan pidato bisa dilakukan dengan mencari referensi melalui internet, buku, atau melalui wawancara narasumber terkait tema pidato kita. Setelah semua bahan sudah terkumpul, baru kita masuk ke tahap penyusunan naskah pidato.

4. Menyusun naskah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa naskah pidato terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Berikut penjabarannya :

Pembukaan Pidato

Pada bagian pembukaan pidato tentunya kita mengucap salam terlebih dahulu disertai dengan pengucapan rasa syukur kepada Tuhan. Selanjutnya kita memberikan hormat kepada orang-orang besar yang akan hadir ditempat kita berpidato seperti Bupati, Gubernur, maupun Presiden. Jangan lupa pula menyampaikan terima kasih kepada para pendengar yang telah hadir.

Isi Pidato

Pada isi pidato uraikan segala hal yang menyangkut topik pembahasan yang kita ambil dari bahan-bahan yang sudah kita kumpulkan sebelumnya. Uraikan topik secara fokus jangan terlalu sering melebar dari topik yang sebenarnya kita bahas. Buatkan sub-sub topik yang saling berhubungan sehingga membentuk sebuah uraian yang akan lebih memperjelas topik utama.

Itulah beberapa langkah dalam menyusun sebuah naskah pidato yang menjadi pegangan saat berpidato di depan umum. Bagi orator yang masih pemula sebaiknya lebih mempersiapkan diri lagi dengan berlatih terlebih dahulu jauh sebelum hari H, dengan berlatih di depan kaca atau pun di depan keluarga. Latih gaya pidato dengan menambahkan bahasa tubuh yang baik, serta kuasai isi pidato dan bila perlu dihapal.

Contoh Pidato Berbagai Tema

Di bawah ini akan kami uraikan beberapa contoh pidato dengan berbagai tema, seperti pidato kemerdekaan, pidato syukuran dan berbagai contoh pidato lainnya.

1. Contoh Pidato Kemerdekaan

Dalam menyusun naskah pidato yang bertemakan kemerdekaan cukup mudah. Kenapa dibilang mudah? Karena dalam mengumpulkan bahan materinya tidak terlalu susah. Banyak hal-hal yang menyangkut kemerdekaan yang bisa kita angkat sebagai topik dalam pidato.

Mulai dari arti kemerdekaan, cara mengisi kemerdekaan, sejarah kemerdekaan, dan masih banyak lagi topik-topik mengenai kemerdekaan yang tentunya menarik untuk diangkat apalagi pada momen yang tepat seperti pada saat 17 agustus.

Dalam membuat naskah pidato kemerdekaan sebaiknya menggunakan kalimat-kalimat yang bisa menyentuh hati pendengar.

Selain itu gaya membawakan pidato harus dengan suara yang tegas dan lantang agar bisa membakar semangat pendengar juga.

Contoh pidato kemerdekaan terbaik yang pernah ada di Indonesia adalah pidato yang disampaikan oleh bapak pahlawan proklamator serta presiden pertama kita, Ir. Soekarno, pada 17 agustus 1963 di Senayan, yang berhasil menyihir seluruh masyarakat di Indonesia pada saat itu.

Image Source: tstatic.net

Pada hari-hari besar nasional seperti hari kemerdekaan ataupun hari pahlawan, biasanya diadakan lomba-lomba pidato yang bertemakan kemerdekaan.

Berikut adalah contoh pidato kemerdekaan yang bisa membakar semangat pendengar dengan mengambil topik yaitu “Makna Kemerdekaan Yang Hakiki”.


Assalamu Alaikum Wr, Wb

Selamat pagi/malam dan salam sejahtera untuk kita semua

Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena hanya dengan izinnyalah kita masih bisa menghirup udara sampai dengan hari ini, dan bisa berkumpul ditempat yang insha Allah senantiasa dirahmati Allah SWT. Shalawat serta salam pula kita sanjungkan pada nabi besar kita Muhammad SAW. Tidak lupa juga kita panjatkan doa kepada para pahlawan kita yang telah memperjuangkan kemerdekaan yang bisa kita nikmati sampai saat ini.

Yang saya hormati Bupati Gorontalo Utara, bapak Drs. H. Indra Yasin, yang saya hormati ketua panitia penyelenggara lomba pidato kemerdekaan, bapak Zulkifli Rasjid, dan salam hormat kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir pada tempat ini.

MERDEKAA !!

Pada hari ini di tanggal ini pada tepat 71 tahun yang lalu, Negara kita Indonesia telah berhasil mencatat sejarah besar dengan meraih kemerdekaan setelah bertahun-tahun tanah air ini dikuasai oleh para penjajah.

Tenaga, waktu, pikiran, serta nyawa telah dikorbankan oleh para pahlawan kita dalam meraih kemerdekaan ini. Dengan bekal semangat juang yang besar, tanpa gentar mereka melawan para penjajah yang dilengkapi dengan senjata canggih pada saat itu.

Sekarang, pada hari ini, Negara kita sudah berumur 71 tahun. Apakah yang diinginkan para pahlawan kita terdahulu sudah benar-benar tercapai? Apakah kita sudah benar-benar merdeka pada hari ini?

Banyak orang yang menyerukan kata MERDEKA setiap tahunnya pada saat 17 agustus. Tapi apakah mereka tahu arti dari kata MERDEKA itu? Memang benar jika dilihat sekilas Negara kita sudah merdeka. Tak ada lagi penjajah yang terang-terangan menguasai tanah air kita dengan seenaknya mereka. Tak ada lagi ketakutan dan kecemasan akan kekejaman seperti yang dialami negeri ini dahulu kala.

Benar, kita sudah merdeka dan terbebas dari hal tersebut. Tapi jika kita lihat lebih kedalam, cobalah anda peka dan rasakan apa yang terjadi di Negara ini. Lihatlah mereka yang tidak bisa merasakan kelimpahan alam kekayaan yang dimiliki Negara. Lihatlah mereka yang harus diusir dari tanah mereka sendiri oleh perusahaan asing. Siapakah mereka yang terzholimi itu? Siapakah mereka? Mereka adalah korban dari tidak becusnya Negara ini dalam mengolah kekayaan alamnya sendiri. Mereka adalah korban dari tidak siapnya Negara ini untuk menjadi Negara yang merdeka. Dan mereka adalah kita. Mereka adalah Indonesia.

Para pahlawan kita sudah berjuang, para pahlawan kita sudah mengorbankan segala apa yang mereka miliki. Sekarang saatnya giliran kita, perjuangan mereka tidak berakhir begitu saja, tidak berlalu begitu saja, tidak hanya kita jadikan kenangan yang terus kita peringati setiap tahunnya. Tapi perjuangan mereka harus terus kita lanjutkan, ini tugas kita semua sebagai Indonesia, bukan hanya tugas para pemimpin, bukan hanya tugas para pejabat, bukan hanya tugas para pemerintah, ini tugas kita, ini tugas Indonesia.

Sudah saatnya kita bangkit dan berbuat hal yang bisa memajukan negeri ini, karena kalau bukan kita siapa lagi, sekarang bukan saatnya untuk berdiam diri, ini Negara kita, kita yang punya tanggung jawab untuk membangun tanah air kita. Seperti yang kita ketahui, Negara yang hebat adalah Negara yang menghargai jasa para pahlawannya. Seperti apa menghargai jasa mereka? Apakah hanya dengan melaksanakan kegiatan kemerdekaan setiap tahun seperti ini? bukan ini yang mereka harapkan, mereka tidak memerlukan pujian kita, mereka tidak memerlukan kita untuk selalu mengenang mereka. Yang mereka sangat perlukan dari kita adalah kekuatan kita dalam menjaga kemerdekaan ini.

Jadi sudah merdekakah Negara kita ini? jawabannya ada di dalam diri kita sendiri. Apakah kita sudah siap melawan penjajah yang secara tidak langsung menjajah kita dengan mengambil kekayaan yang kita miliki? Bisakah kita mengolah kekayaan kita sendiri tanpa harus meminta bantuan kepada Negara lain? Jika belum, berarti kita adalah bangsa yang belum siap merdeka. Ini bukan hanya tugas pemerintah, ini tugas kita semua. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meraih kemerdekaan yang hakiki, asalkan kita tidak hanya berdiam diri dan menjadi penonton setia yang setiap saat hanya mengkritik pemerintah.

Demikianlah pidato singkat saya, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dihati bapak/ibu sekalian.

Marilah kita sama-sama saling berpegang erat untuk membangun Negara kita ini untuk menjadi lebih baik lagi. Semoga Tuhan menjaga kita semua. Terimakasih dan Assalamu alaikum wr.wb

MERDEKA !!!


2. Contoh Pidato Syukuran

Image Source: terasmaluku.com

Membuat pidato syukuran sebenarnya tidak terlalu sulit. karena teks pidato syukuran sudah sering dibuat. Anda bisa mencari referensi di internet contoh teks pidato syukuran.

Anda bisa memilih dari berbagai macam versi atau model yang ditawarkan. Pilihlah bahasa yang baik dan sesuai dengan acara syukuran yang sedang dilaksanakan.

Contoh Pidato Sambutan Acara Syukuran

Pidato acara syukuran sangat beragam. Biasanya pidato yang ada pada acara syukuran tidak berbeda jauh. Salah satu contoh yang diambil adalah teks pidato sambutan syukuran dengan tema “Rasa Syukur Atas Rumah Baru”.


Assalamualaikum Wr.Wb

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dengan baik. Sholawat serta salam kita junjungkan pada nabi besar Muhammad SAW, yang telah membawa manusia ke zaman yang penuh berkah.

Yang saya hormati, bapak dan ibu Sukarjo selaku pemilik hajatan rumah baru, yang saya hormati pula bapak dan ibu tamu undangan yang sudah hadir pada acara ini.

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan. Karena rumah menjadi tempat berlindung dari panasnya matahari dan dinginnya malam. Rumah menjadi tempat perlindungan utama setiap saat. Selain itu rumah juga tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga. Kesibukan apapun diluar rumah pasti nantinya juga akan kembali ke rumah sendiri. Jika seseorang tidak memiliki rumah, tentu kehidupannya tidak akan merasa tentram dan nyaman.

Pada kesempatan kali ini, kita menghadiri acara syukuran dalam rangka pembangunan rumah baru. Rasa syukur tidak henti-hentinya dipanjatkan atas nikmat dan karunia dari Allah SWT. Semua rezeki yang kita dapat tentunya atas berkah dariNya. Alhamdulillah semua harapan dan cita-cita dalam membangun rumah baru ini sudah terlaksana dengan baik tanpa halangan apapun.

Untuk itu, saya berpidato disini mengajak bapak dan ibu sekalian untuk berdoa bersama. Doa bersama ini agar rumah yang ditinggali nantinya dalam keadaan baik dan tidak ada sesuatu apapun yang menghalangi. Selain itu juga sebagai rasa syukur atas dibangunnya rumah baru yang saat ini akan ditinggali bersama dengan keluarga besar Bapak Sukarjo. Semoga dengan adanya rumah baru ini, bisa lebih menjalin persaudaraan dan kerukunan dengan tetangga sekitar. Amin.

Demikian pidato singkat ini saya sampaikan. Bila ada kesalahan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Akhirukallam wabilahi taufik wal hidayah. Wassalamualaikum wr.wb


Demikian cara membuat pidato sambutan dan contoh pidato sambutan untuk acara syukuran. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment