7 Cerpen Bahasa Arab Terbaik Beserta Terjemahannya

Cerpen bahasa Arab?

Cerita pendek adalah satu bentuk karangan cerita yang terkenal di berbagai dunia. cerita pendek mampu menghadirkan tokohnya dalam jalinan cinta yang menarik.

Cerita pendek juga mampu menjadi penghibur dalam berbagai situasi. Cerita pendek mampu menjadi cerita yang mengisi banyak hati seseorang.

Pada kesempatan kali ini penulis akan mengulas mengenai cerita pendek bahasa arab. Sebagaimana kita tahu, bahasa arab memiliki berbagai bentuk yang menarik sebagai produk kebudayaannya.

Salah satunya adalah cerita atau yang dalam kesempatan ini kita memfokuskannya pada cerita pendek. Cerita pendek bahasa arab menjadi medium karya yang mampu menunjukkan tradisi, kebahasaan, dan cerita tertentu sebagai khazanah kebudayaan yang bisa dipelajari.

Cerpen bahasa arab menjadi bentuk yang menarik dalam menggunakan cerita lewat jalinan bahasanya. Cerita pendek secara umum bisa diartikan sebagai karangan yang berisi tokoh, lattar, suasana, alur, dan pesan-pesan tertentu. Cerita pendek di bahasa indonesia seringkali disingkat dengan sebutan cerpen.

Cerpen bahasa arab mempunyai banyak sekali varian dan jenis tema yang berbeda-beda. Ada cerita pendek yang menceritakan mengenai cinta, agama, sosial, alam atau lingkungan, humor, bahkan juga tema-tema yang religius.

Cerita pendek sampai hari ini terus diproduksi banyak orang karena adanya keyakinan yang kuat bahwa cerita memiliki kekuatannya tersendiri.

Cerpen bahasa arab dalam kesempatan ini akan dihadirkan penulis dalam beberapa bagian. Semoga cerita pendek bahasa arab ini mampu memberikan informasi, wawasa, atau juga referensi yang bisa kita pelajari bersama. Mengenai contoh cerpen bahasa arab, selengkapnya adalah sebagai berikut:

Contoh 7 Cerpen Bahasa Arab

7 Cerpen Bahasa Arab Terbaik Beserta Terjemahannya

ilmuakademika.com

Penulis memilih tema acak untuk contoh-contohnya. Ada tema cinta, humor, dan lainnya yang penulis hadirkan.

Cerita pendek bahasa arab ini penulis juga sertakan terjemah dan latin untuk memudahkan pembaca atau siapa saja yang belum begitu menguasai bahasa arab sebagai salah satu medium pembantunya. Contoh-contohnya adalah di bawah ini.

Papan Pengumuman dan Si Buta

(الإِعْلَانُ وَالأَعْمَى)

(Papan Pengumuman dan Si Buta)

جَلَـسَ رَجُـلٌ أَعْمَـى عَلَـى إِحْـدَى عَتَبَـاتِ عِمَـارَةٍ، وَاضِعًـا قُبَّعَتَـهُ بَيْـنَ قَدَمَيْـهِ، وَبِجَانِبِـهِ لَوْحَـةٌ مَكْتُـوْبٌ عَلَيْهَـا:”أَنَـا أَعْمَـى، أَرْجُوْكُـمِ سَاعَدُوْنِـيْ”، فَمَـرَّ رَجُـلٌ إِعْلَانَـات بِالأَعْمَـى، وَوَقَـفَ لِيَـرَى أَنَّ قُبَّعَـتَهُ لَا تَحْـوِيْ سِـوَى قُـرُوْشٍ قَلِيْلَـةٍ، فَوَضَـعَ المَزِيْـدَ فِيْهَـا دُوْنَ أَنْ يَسْتَـأْذِنَ الأَعْمَـى، وَأَخَذَ لَوْحَتَـهُ وَكَتَبَ عَلَيْهَـا عِبَـارَةً أُخْـرَى، وَأَعَادَهَـا مَكَانَهَـا وَمَضَـى فِيْ طَرِيْقِـهِ. لَاحَـظَ الأَعْمَـى أَنَّ قُبَّعَـتَهُ قَدِ امْتَـلَأَتْ بِالقُـرُوْشِ وَالأَوْرَاقِ النَقْدِيَّـةِ، فَعَـرَفَ أَنَّ شَيْـئًا مَا قَـدْ تَغَيَّـرَ، وَأَدْرَكَ أَنَّ مَا سَمِعَـهُ مِنَ الكِتَـابَةِ هُـوَ ذلِكَ التَّغْيِـيْرُ، فَسَـأَلَ أَحَـدَ المَـارَّةِ عَمَّـا هُـوَ مَكْتُـوْبٌ عَلَيْهَـا، فَكَانَـتِ الآتِـيْ:” نَحْـنُ فِيْ فَصْـلِ الرَّبِـيْعِ، لكِنَّـنِيْ لَا أَسْتَطِيْـعُ رُؤْيَـةَ جَمَـالِهِ!”.

Diceritakan suatu hari ada seorang pria buta duduk di salah satu ambang pintu bangunan sambil meletakkan topinya diantara kedua kakinya, di sebelahnya di letakkan sebuah papan pengumuman yang berbunyi: “Saya seorang buta, tolong bantu saya”, kemudian lewatlah seorang laki-laki sembari memperhatikan si Buta dan papan pengumuman tersebut, kemudian ia berhenti dan melihat topi Si Buta tersebut yang hanya berisi beberapa rupiah saja, lalu lelaki tersebut menambahkan uangnya dalam topinya tanpa seizin Si Buta, kemudian lelaki tersebut mengambil papan pengumuman tersebut dan menggantinya dengan kata-kata lain, lalu ia kembali meletakkan di tempatnya, setelah itu ia kembali melanjutkan perjalanannya. Si Buta tersebut memperhatikan bahwa topinya kini penuh dengan koin dan uang kertas, ia sadar bahwa ada yang berubah, dan ia menyadari bahwa apa yang ia dengar dari tulisan tadi adalah yang merubahnya, lalu ia bertanya pada pejalan kaki yang lewat tentang apa yang tertulis di papan tersebut, lalu pejalan kaki tersebut menjawab: “Kita tengah berada di musim semi tetapi saya tidak dapat melihat keindahannya”.

Contoh Cerpen Bahasa Arab Kisah Elang

حِكَايَةُ النَّسْرِ

(Kisah Elang)

يُحكـى أَنَّ نَسْـراً كَانَ يَعِيْـشُ فِي إِحْـدَى الجبَـالِ، وَيَضَـعُ عشّـه على قمـة إحـدى الأشجـار، وكان عـشّ النّسـر يحتـوي على أربـع بيضـات، ثـمّ حـدث أن هـزّ زلـزال عنيـف الأرض، فسقطـت بيضـة من عشّ النّسـر، وتدحرجـت إلى أن استقـرّت في قـنّ للدجـاج، وظنّـت الدّجاجـات بأنّ عليـها أن تحمـي وتعتـني ببـيضة النّسـر هـذه، وتطـوّعت دجاجـة كبـيرة في السّـن للعنـاية بالبـيضة إلى أن تفقـس، وفي أحد الأيـام فقسـت البيضـة، وخـرج منهـا نسـر صغيـر جميـل.

لكـنّ هـذا النّسـر بـدأ يتربّـى علـى أنّـه دجاجـة، وأصبـح يعـرف أنّـه ليـس إلا دجاجـة، وفـي أحد الأيّـام وفيمـا كان يلعـب في ساحـة قـنّ الدّجـاج، شاهـد مجموعـةً من النّسـور تحلـق عاليـاً في السّمـاء، فتمنّـى هذا النّسـر لـو كان يستطيـع التّحليـق عاليـاً مثـل هـؤلاء النّسـور، لكنّـه قوبـل بضحـكات الاستـهزاء من الدّجـاج، قائليـن له:”ما أنت سـوى دجاجـة، ولن تستطيـع التّحليـق عاليـاً مثـل النّسـور”، وبعدهـا توقّـف النّسـر عن حلمـه بالتّحليـق في الأعـالي، وآلمـه اليـأس، ولم يلبـث أن مـات بعد أن عـاش حيـاةً طويلـةً مثل الدّجـاج.

Diceritakan suatu hari seekor Elang tinggal di sebuah gunung, ia membuat sarangnya di puncak salah satu pohon, Elang tersebut memiliki 4 telur, kemudian terjadilah sebuah gempa yang besar mengguncang bumi, lalu sebutir telur Elang tersebut jatuh dari sarangnya dan menggelinding sampai tiba di sarang ayam, ayam tersebut menyangka bahwa telur tersebut adalah titipan Elang supaya dijaga dan dirawat, maka ayam yang besar tersebut dengan sukarela menjaga telur Elang tersebut sampai menetas, dan suatu hari telur itu menetas, lalu keluarlah seekor Elang kecil yang imut.

Tetapi Elang kecil tersebut mulai tumbuh sebagai ayam, jadinya ia tahu bahwa ia adalah seekor ayam, suatu hari ketika ia bermain di pekarangan kandang ayam ia melihat sekumpulan Elang terbang tinggi di langit, lalu ia berangan-angan agar bisa terbang tinggi seperti mereka, akan tetapi anak-anak ayam lain mencemooh dan menertawakannya sambil berkata pada Elang tersebut: “Kau hanya seekor ayam, kau tidak bisa terbang tinggi seperti sekumpulan Elang tersebut”, setelah itu Elang tersebut menghentikan mimpinya untuk bisa terbang tinggi, ia merasa sakit dan putus asa, dan segera ia mati setelah menjalani kehidupan panjang seperti ayam.

Ambisi Adalah Jebakan)

الطموح مصيدة

(Ambisi Adalah Jebakan)

ذهـب صديقـان ليصطـادا الأسمـاك، فاصطـاد أحدهمـا سمكـةً كبيـرةً، فوضعهـا في حقيبتـه، ونهـض لينصـرف، فسـأله الآخـر: إلـى أيـن تذهب؟! فأجـابه الصّديـق: إلى البيـت، فقد اصطـدت سمكـةً كبيـرةً جدّاً تكفينـي، فـردّ الرّجـل: انتظـر لتصطـاد المزيـد من الأسمـاك الكبيـرة مثلـي، فسألـه صديقـه: ولمـاذا أفعـل ذلك؟ فـردّ الرّجـل: عندمـا تصطـاد أكثـر من سمكـة يمكنـك أن تبيعهـا، فسألـه صديقـه: ولمـاذا أفعـل هـذا؟ قال لـه: كي تحصـل على المزيـد من المـال، فسألـه صديقـه: ولمـاذا أفعـل ذلك؟ فـردّ الرّجـل: يمكنـك أن تدّخـره وتزيـد من رصيـدك في البنـك، فسألـه: ولمـاذا أفعـل ذلك؟ فـردّ الرّجـل: لكـي تصبـح ثريّـاً، فسألـه الصّديـق: ومـاذا سأفعـل بالثّـراء؟ فـردّ الرّجـل: تستطيـع في يـوم من الأيّـام عندمـا تكبـر أن تستمتـع بوقتـك مع أولادك وزوجتـك، فقـال له الصّديـق العاقـل: هذا هو بالضبـط ما أفعلـه الآن، ولا أريـد تأجيلـه حتّى أكبـر، ويضيـع العمـر!.

Diceritakan suatu hari ada dua sahabat berangkat untuk menangkap ikan, salah satu dari mereka mendapatkan ikan yang besar, lalu ia memasukkannya ke dalam kantongnya, ia lalu bangkit hendak pulang, salah satu sahabatnya lagi berkata: “Mau kemana?” sahabat tadi menjawab: “Mau pulang ke rumah, aku sudah menangkap ikan yang sangat besar, itu sudah cukup bagiku”, sahabat yang satunya lagi membalas: “Tunggulah, tangkap ikan lagi! agar menangkap ikan yang lebih besar seukuranku”, sahabat tadi bertanya: “Kenapa aku harus melakukan itu?”, sahabat satunya lagi menjawab: “Supaya kau menghasilkan harta yang banyak”, sahabat tadi bertanya: “Kenapa aku harus melakukan itu?”, sahabat satunya lagi menjawab: “Supaya kau dapat menyimpan uang yang banyak di bank”, sahabat tadi bertanya: “Kenapa aku harus melakukan itu?”, Sahabat satunya lagi menjawab: “Agar kaya”, sahabat tadi bertanya lagi: “Dan apa yang akan aku lakukan dengan kekayaan?”, sahabat satunya lagi menjawab: “Suatu hari tatkala kau tumbuh besar kau dapat menikmati waktu bersama anak-anak dan isterimu”, sahabat yang bijak tadi membalas: “Itulah yang aku lakukan sekarang, aku tak ingin menundanya sampai aku tua dan menyia-nyiakan umurku!”.

Contoh Cerpen Bahasa Arab Lelaki yang Ambisus

الرجل الطموح

(Lelaki yang Ambisius)

جـاء في حكـم وقصـص الصّيـن القديمـة، أنّ ملـكاً أراد أن يكافـئ أحد مواطـنيـه، فقـال له:” امـتلك من الأرض كلّ المساحـات التي تستطيـع أن تقطعهـا سيـراً على قدميـك”، ففـرح الرّجـل وشـرع يمشـي في الأرض مسرعـاً ومهـرولا في جنـون، وسـار مسـافةً طويلـةً فتـعب، وفكّـر في أن يعـود للمـلك ليمنحـه المسـاحة التـي قطعـها، ولكنّـه غيّـر رأيـه، وقـرّر مواصلـة السّيـر ليحصـل على المزيـد، وسـار مسافـات أطـول وأطـول، وفكّـر في أن يعـود للمـلك مكتفيـاً بمـا وصل إليـه، لكنّـه تـردّد مـرّةً أخـرى، وقـرّر مواصلـة السّيـر ليحصـل على المزيـد والمزيـد. ظـلّ الرّجـل يسيـر ويسيـر، ولم يعـد أبـداً، فقـد ضلّ طريقـه وضـاع في الحيـاة، ويقـال أنّـه وقـع صريعـاً من جـرّاء الإنهـاك الشّديـد، ولـم يمتـلك شيئـاً، ولم يشعـر بالاكـتفـاء والسّعـادة، لأنّـه لم يعـرف حدّ الكــفـاية أو القنـاعـة.

Diceritakan dalam hikmah-hikmah dan cerita-cerita kuno Cina, ada seorang Raja yang ingin memberi penghargaan kepada salah satu warga negaranya, Raja tersebut berkata kepadanya: “Milikilah semua tanah yang dapat anda lewati dngan berjalan kaki”, lelaki tersebut senang dan mulai berjalan di tanah dngan cepat dan tergesa-gesa, ia berjalan dalam waktu yng lama, kmudian ia letih, lalu ia berpikir untuk kembali pada Raja agar memberinya area tanah yang telah ia lewati, akan tetapi ia berubah pikiran dan terus melanjutkan berjalan lebih lama agar mendapatkan lebih banyak, ia berjalan dan terus berjalan lebih lama, ia kembali berpikir untuk kembali pada Raja dan cukup sampai sini, akan tetapi ia berubah pikiran lagi, ia terus melanjutkan berjalannya lagi agar mendapatkan lebih banyak dan lebih luas. Lelaki tersebut tetap berjalan dan berjalan dan ia tak pernah kembali selamanya, ia kehilangan arah dan nyawanya, dikatakan bahwa lelaki tersebut terjatuh karena keletihan yang sangat, dan ia tak mendapatkan apa-apa, ia tak merasa cukup dan bahagia, karena ia tak tahu batas kecukupan dan qanaah.

Juha dan Pengemis

جحا والسائل

(Juha dan Pengemis)

كان جحـا في الطـابق العلويّ من منـزله، فطـرق بابـه أحد الأشخـاص، فأطـلّ من الشبـاك فـرأى رجـلا، فقـال: مـاذا تـريد؟ قال: انـزل إلى أسفـل لأكلمـك، فنـزل جحـا، فقـال الرّجـل: أنا فقيـر الحـال، وأريـد حسنـةً يا سيـدي، فاغتـاظ جحـا منـه، ولكنّـه كـتم غيظـه، وقـال له: اتبعنـي. صعـد جحـا إلى أعلى البيت والـرّجـل يتبعـه، فلمّـا وصلا إلى الطـابق العلـويّ، التفـت جحـا إلى السّـائل، وقـال له: الله يعطيـك، فأجـابه الفقيـر: ولمـاذا لم تقـل لي ذلك ونحن في الأسفـل؟ فقـال جحـا: وأنت لمـاذا أنزلتـني، ولم تقـل لي وأنـا فـوق ما طلبـك؟

Ketika Juha tengah berada di lantai atas rumahnya tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu rumahnya, lalu ia memandang ke bawah melalui jendelanya, Juha melihat seorang laki-laki, lalu ia berkata: “Apa yang kau inginkan?”, laki-laki tersebut menjawab: “Turunlah ke bawah aku ingin bicara denganmu”, lalu turunlah Juha, kemudian lelaki tersebut berkata pada Juha: “Aku adalah seorang fakir, aku berharap kebaikanmu tuan”, mendengar ucapan lelaki tersebut Juha marah, tetapi ia menyembunyikan kemarahannya, lalu ia berkata pada lelaki tersebut: “Ikutilah aku!”, Juha lalu naik ke lantai atas rumah dan lelaki tadi mengikutinya, tatkala mereka sampai di lantai atas Juha menoleh ke lelaki pengemis tersebut: “Semoga Allah memberimu”, lelaki fakir tadi sontak mnjawab “Knapa kau tak mngatakannya padaku ktika kita di bawah?”, Juha membalas: “Begitu pula dengan kau, mengapa kau menyuruhku turun dan tak mengatakan kebutuhanmu padaku ketika aku di atas?”.

Gandhi dan Sebelah Sepatu

غاندي وفردة الخذاء

(Gandhi dan Sebelah Sepatu)

يُحكـى أنّ غانـدي كان يجـري بسرعـة ليلحـق بالقطـار، وقد بـدأ القطـار بالسّيـر، ولـدى صعـوده على متن القطـار سقطـت من قدمـه إحدى فـردتي حذائـه، فمـا كان منـه إلا أن خلع الفـردة الثّانيـة، وبسـرعة رماهـا بجـوار الفـردة الأولى على سكّة القطـار، فتعجّب أصدقـاؤه وسألـوه: ما حمـلك على ما فعـلت؟ ولمـاذا رميـت فـردة الحـذاء الأخـرى؟ فقـال غانـدي الحكيـم: أحببت للفقيـر الذي يجـد الحـذاء أن يجـد فردتيـن، فيستطيـع الانتفـاع بهمـا، فلـو وجد فـردةً واحـدةً فلن تفيـده، ولن أستفيـد أنا منها أيضـاً!.

Diceritakan suatu hari Gandhi berlari mengejar kereta karena keretanya sudah mulai bergerak maju, tatkala Gandhi menaiki kereta tersebut, salah satu sepatunya terlepas dari kakinya, maka tak ada yang dilakukannya kecuali melepas sepatu yang satunya lagi (yang masih menempel di kakinya), dengan cepat ia melemparkan sebelah sepatunya ke dekat sepatu yang pertama terlepas di rel kereta, teman-temannya merasa keheranan seraya bertanya pada Ghandi: “Apa motifmu melakukan hal tadi, dan kenapa kamu melemparkan sepatu yang sebelahnya lagi?”, Ghandi yang bijak menjawab: “Aku ingin seorang fakir yang menemukan sepatu tersebut secara utuh sepasang, maka seorang fakir tersebut dapat memakainya, jika ia menemukan sepatu tersebut hanya sebelah itu tak akan digunakannya, dan begitu pula aku takkan menggunakan sepatu yang hanya sebelah”.

Cerpen Bahasa Arab Sepasang Mata Itu

لم أستطع تجاهل زوج العيون. زوج من العيون السعيدة. على الرغم من ذلك ، لا يمكنني الحصول عليها. تلك العيون هي آمالي. زوج من العيون فقط بتذكره ، بدا عالمي ملوّنًا.

رأيت هذا الزوج من العيون منذ المدرسة الابتدائية. أنا حقا أحب عينيها. يبدو أن لديه لغته الخاصة. إما الشعور بالحزن والسعادة ، يبدو أنني قد حفظت الحركات. ومن هذه العيون ، علمت أنه لا يمكن إخفاء الأكاذيب.

أنا أحبه من عينيه. زوج من العيون أنه عندما كنا في المدرسة الإعدادية كنت أتوقع الانتباه إلي. كانت عيناه ثمينة جدًا ليومي ، لذلك أردت أن أراه ، حتى لو لفترة وجيزة.

ما زلت أتذكر زوج العيون هذا أينما كنت. زوج من العينين حتى أنا أعمل ، ما زلت أشعر بقوة السلام. زوج من مقل العيون الجميلة. زوج من العيون التي تظهر الجمال من الداخل وساحرة للغاية.

زوج من العيون موجود الآن في كثير من الأحيان في أحلامي ويشعر بسعادة كبيرة. كان زوجا العيون مكتملين للغاية والتفاصيل التي تمكنت من تذكرها بالكامل في ذاكرتي. هذه العيون لن تتركني أبداً.

في يوم من الأيام ، أريد أن المس وجه هذين العينين. الله أعلم إذا سمح القدر بذلك. ولكن مجرد الحلم كان كافيا. إنه شعور ذو معنى. عندما ضربني العمى منذ وقت ليس ببعيد ، جئت لتقدير الأحلام. أستطيع أن أرى زوج العيون بجمال. في الواقع ، ليس بشكل غير متكرر ، رأيت شفتيها الحلوة تبتسم لي. صرخت بصوت عال أنا أحبه ، أحبه. وقد شوهد وهو يبتسم بزوج من العيون التي كانت جميلة بشكل متزايد.

ضوء الشمس يشعر بالدفء من خلال النافذة. كل شيء شعر بالظلام مرة أخرى. ولكن ليس ذكرى هذين العينين. لا يزال يتلألأ بشكل جميل. الظلام لن يكون قادرا على إلحاق الهزيمة به.

Latin :

Lam ‘astatie tajahul zawj aleywn. zawj min aleuyun alsaeida. ela alrghm min dhlk , la yumkinuni alhusul ealayha. tilk aleuyun hi amali. zawj min aleuyun faqat bitadhkurih , bada ealamia mlwwnana.

ra’ayt hdha alzawj min aleuyun mundh almadrasat alaibtidayiyat. ‘ana haqana ‘uhib einyha. ybdw ‘an ladayh laghtah alkhasat. ‘iimaa alshueur bialhuzn walsaeadat , ybdw ‘anani qad hafazat alharakat. wamin hadhih aleuyun , ealimt ‘anah la yumkin ‘iikhfa’ al’akadhib.

‘ana ‘ahabuh min einayh. zawj min aleuyun ‘anah eindama kunna fi almadrasat al’iiedadiat kunt ‘atawaqae alaintibah ‘iily. kanat eaynah thaminat jdana liawmiin , ldhlk ‘aradt ‘an ‘arah , hataa law lifatrat wajayazat.

ma zilt ‘atadhakar zawj aleuyun hdha ‘aynama kunta. zawj min aleaynayn hataa ‘ana ‘aemal , ma zilt ‘asheur biquat alsalam. zawj min maqali aleuyun aljamilati. zawj min aleuyun alty tazhar aljamal min alddakhil wasahirat lilghayati.

zawj min aleuyun mawjud alan fi kthyr min al’ahyan fi ‘ahlamiin wayasheur bisaeadat kabiratin. kan zawjanaan aleuyun muktamalin lilghayat waltafasil alty tamakanat min tadhakaruha balkaml fi dhakrti. hadhih aleuyun ln tatarakani abdaan.

fi yawm min al’ayam , ‘urid ‘ana ‘almusa wajah hdhyn aleaynayna. allah ‘aelam ‘iidha samah alqadr bidhalik. walakun mjrd alhulm kan kafia. ‘iinah shueur dhu maenaa. eindama darabani aleumaa mundh waqt lys bibaeid , jit litaqdir al’ahlami. ‘astatie ‘an ‘araa zawj aleuyun bijamalin. fi alwaqie , lays bishakl ghyr mutakarir , ra’ayt shiftayha alhulwat tabtasim li. sarkht bisawt eal ‘ana ‘ahibuh , ‘ahbuh. waqad shuhid wahu yabtasim bizawj min aleuyun alty kanat jamilatan bishakl mutazayidin.

daw’ alshams yasheur bialdaf’ min khilal alnaafidhati. kulu shay’ shaear bialzalam maratan ‘ukhraa. walakun lays dhikraa hdhyn aleinayn. la yazal yatala’ala bishakl jamil. alzalam ln yakun qadiraan ealaa ‘iilhaq alhazimat bih.

Terjemah :

Sepasang Mata itu tak mampu aku abaikan. Sepasang mata yang begitu membahagiakan. Meskipun juga, tak bisa kumiliki. Sepasang mata itu adalah harapanku. Sepasang mata itu hanya dengan mengingatnya, duniaku seakan penuh warna.

Aku melihat sepasang mata itu sejak sekolah dasar. Aku begitu menyukai sepasang matanya. Ia seperti punya bahasanya tersendiri. Entah perasaan sedih dan bahagia, aku seperti sudah hafal pergerakannya. Dan dari mata itu, aku belajar bahwa kebohongan tidak bisa disembunyikannya.

Aku mencintainya dari sepasang matanya. Sepasang mata yang ketika kita di sekolah menengah begitu aku harapkan untuk memperhatikanku. Sepasang matanya begitu berharga untuk hariku, maka dari itu aku ingin sekali dilihatnya, meskipun hanya sebentar saja.

Aku masih saja mengingat sepasang mata itu di manapun aku berada. Sepasang mata yang bahkan sampai aku bekerja, tetap kurasakan kekuatan kedamaiannya. Sebuah pasang bola mata yang indah sekali. Sepasang mata yang menunjukan kecantikan dari dalam dan begitu mempesona.

Sepasang mata itu sekarang sering sekali hadir di mimpiku dan itu rasanya membahagiakan sekali. Sepasang mata itu begitu lengkap dan detail mampu aku ingat seluruhnya di ingatanku. Sepasang mata itu tidak akan pernah meninggalkanku.

Suatu hari aku ingin menyentuh wajah dari sepasang mata itu. entah apakah takdir mengizinkannya. Namun dengan memimpikannya saja rasanya itu cukup. Rasanya sudah begitu berarti. Tepat ketika kebutaan belum lama menyerangku, aku jadi begitu menghargai mimpi. Aku bisa melihat sepasang mata itu dengan indahnya. Bahkan tak jarang, terlihat juga bibir manisnya tersenyum kepadaku. Aku berteriak kencang aku mencintainya, aku mencintainya. Dan dia terlihat tersenyum dengan sepasang mata yang semakin indah sekali.

Cahaya matahari terasa hangat melalui jendela. Semua kembali terasa gelap. Tapi tidak pada ingatan pada sepasang mata itu. ia tetap saja berkilauan begitu indahnya. Kegelapan tidak akan pernah sanggup mengalahkannya.

Leave a Reply