6 Contoh Puisi Ayah Dengan Berbagai Tema Liris Dan Menyentuh

Puisi Ayah?

Seorang ayah menyimpan kasih sayang di dalam hatinya. Hatinya begitu lembut meski tampak dari luar keras.

Hal ini karena tidak banyak seorang ayah yang bisa mengekspresikan kasih sayangnya dalam bentuk perbuatan atau ucapan.

Barangkali tidak semua ayah akan mengingatkan anaknya untuk makan dengan teratur, atau tidur tepat waktu, juga menelpon setiap hari. Tetapi di hati kecilnya ia tetap mengkhawatirkan bagaimana hidup anaknya.

Begitu juga dengan anak terhadap ayahnya. Anak juga tak selalu bisa mengekspresikan rasa sayangnya kepada ayah.

Meskipun memang hubungan di antara seorang anak dan ayah memiliki karakter yang berbeda. Ada yang dengan mudah memeluk, mencium, bercanda dengan sang ayah.

Dan banyak juga yang tidak terbiasa memperlihatkan sikap romantis kepada ayahnya. Oleh karena itu menurut mimin, ada hal lain yang bisa dilakukan oleh seorang anak untuk mengkomunikasikan betapa sayangnya ia kepada sang ayah selain dengan perbuatan di atas.

Adalah puisi yang bisa menjadi media seorang anak untuk menyampaikan rasa sayangnya kepada ayah. Lewat puisi orang bisa menyatakan apa yang dipikirkannya dengan bebas dan indah.

Nah untuk itu karena momennya pas yaitu sedang berbicara tentang ayah dan puisi, mimin jadi ingin menyajikan beberapa puisi ayah yang bisa dijadikan inspirasi teman-teman sekalian:


Puisi Ayah Berisi Kerinduan


Sebuah kerinduan terhadap sang ayah biasanya diungkapkan dengan sangat dramatis, karena memang kerinduan sendiri adalah sesuatu yang liris.

Kerinduan muncul karena tidak pernah berjumpa, bisa karena terpisah jarak tempat tinggal atau juga terpisah karena beda dunia.

Puisi yang berisi kerinduan begitu jujur. Berikut ini mimin akan menyajikan contoh puisi ayah yang berisi kerinduan-kerinduan kepadanya, semoga bisa mengobati rasa rindumu yaa:

Teras Rumah Ayah

Di teras rumah itu

Dulu ayah sering duduk termangu

Entah apa yang dipikirkannya

Barangkali cicilan rumah yang tak kunjung lunas

Atau omongan tetangga yang tak pernah tuntas

Ah ayah memang pemikir

Apa-apa dipikirkannya

Dulu waktu aku masih kuliah

Diburu-burunya aku untuk menyelesaikannya

Katanya kasian kamu, jadi bahan omongan tetangga

Kuliah sudah 4 tahun masa belum lulus juga

Kemudian setelah lulus, aku memutuskan kerja di tanah rantau

Ayah bilang kalau kamu sengsara hidup di sana pulang saja

Ayah masih sanggup menanggungmu

Tidak berhenti sampai disitu,

Sewaktu aku berniat untuk menikah dengan orang yang jauh

Ayah sempat mendebat

Nanti kalau ada apa-apa gimana

Jauh, belum tentu ayah bisa kesana

Di mata ayah aku selalu dianggap gadisnya

Yang belum bisa mandiri

Ayah belum rela kalau anak gadisnya dimiliki lelaki lain

Tetapi begitulah jalan setiap orang tua

Ia harus merelakan anaknya memilih jalannya sendiri

Di teras itu

Dulu ayah berpesan

Untuk rutin menjenguk rumah

Meskipun ayah telah tiada


Puisi Cinta Untuk Ayah


6 Contoh Puisi Ayah Dengan Berbagai Tema Liris Dan Menyentuh

titikdua.net

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, banyak anak yang tidak bisa mengungkapkan cinta kepada orangtuanya terkhusus ayahnya dengan ucapan atau perbuatan.

Oleh karenanya melalui puisi, cinta itu seperti menemukan jalan pulang. Dan jalannya begitu mudah, sehingga mudah sampai ditujuannya.

Kira-kira bagaimana ya ungkapan cinta seorang anak lewat sebuah puisi? Yuk simak contoh puisi tentang ayah berikut ini:

Lelaki itu seorang petani

Yang sebelum matahari terbit

Ia telah meninggalkan rumah

Menuju kantor tak beratap

Dibersihkannya rumput yang mengganggu tanaman kesayangan

Diusirnya pula hama-hama pengganggu

Dirawatnya tanaman yang jadi sumber kehidupannya

Barangkali setiap petani lebih tahu

Bahwa sumber kehidupan harus dirawat dengan sebaik-baiknya

Cahaya matahari nampak mulai meninggi

Ia bergegas pergi

Meninggalkan urusan yang kata orang duniawi

Dengan khusyuk ia meminta pada Tuhannya

Semoga hari ini Ia bisa mencukupi kebutuhan keluarganya

Hanya itu yang ia minta untuk urusan pribadi

Lalu siang semakin terik

Ia beristirahat sejenak

Lalu kembali lagi merawat sumber kehidupannya

Sampai matahari beranjak pergi

Lelaki itu seorang petani

Lelaki itu adalah ayahku


Puisi Ayah Berisi Kebencian Sang Anak


Apakah semua manusia itu baik? Pertanyaan ini juga bisa diganti oleh seorang anak menjadi “apakah semua ayah itu baik”?.

Dan jawabannya barangkali sama dengan pertanyaan pertama. Kita tidak menutup mata bahwa ada seorang ayah yang memang memperlakukan anaknya dengan begitu kejam, entah karena berdasarkan kebencian atau cinta.

Meskipun cinta tidak mengajarkan kekejaman. Tetapi memang ada segelintir ayah yang tidak bertindak selayaknya seorang ayah.

Sehingga hal itu menimbulkan rasa benci di hati anaknya seperti yang tergambar dalam puisi-puisi berikut ini:

Katanya, Dia Ayah

Dia merasa gagah berani

Dan tak tertandingi

Dia merasa bisa berbuat sewenangnya

Mengayunkan kepalan ke muka ibu

Menggenggam rambut ibu

Meletakkan kakinya di kepala ibu

Dan mencumbu ibu dengan semaunya

Katanya, dia seorang ayah

Yang sengaja menjual anaknya

Pada setiap lelaki pecundang yang kalah melawan berahi

Pada setiap lelaki yang bisa memberinya kesenangan materi

Katanya, dia seorang ayah

Yang pada suatu kali

Juga memaksa anaknya untuk dikawini

Sebab ibu sudah pergi melarikan diri

Katanya, dia seorang ayah

Yang bejat jiwa raganya

Yang derajatnya lebih rendah

Dari pada segala rupa binatang

Katanya, dia seorang ayah

Tapi, cuihh najiss

Lebih baik aku tak pernah punya ayah


Puisi Ayah Dengan Berbagai Judul


6 Contoh Puisi Ayah Dengan Berbagai Tema Liris Dan Menyentuh

senipedia.id

Selain contoh-contoh di atas masih ada puisi tentang ayah lainnya yang bisa mimin sajikan. Tentu dengan judul yang berbeda-beda dan juga memuat gambaran yang berbeda-beda tentang sosok ayah. yuk langsung saja kita lihat seperti apa puisi-puisi tersebut? stay tuned and check this out:

Penyesalan Seorang Anak

Dulu sekali aku pernah bercita-cita menjadi seorang ayah

Tetapi kemudian ayah bilang, bahwa aku adalah wanita

Aku akan menjadi seorang ibu

Lalu kutimpali, aku akan menjadi seorang ayah dan ibu seperti ayah

Seketika, ia tertawa sampai mengeluarkan air mata

Diciumnya keningku

Dipeluknya tubuh mungilku

Dibelainya rambut pendekku

Barangkali ia bangga mempunyai aku

Hari-hari berlalu

Aku beranjak dewasa dan ayah juga menua

Aku menjadi semakin sibuk

Mulai urusan rumah, kerja, sampai urusan nikah

Aku sampai tidak menyadari

Bahwa ayah adalah urusan yang paling penting

Untukmu Ayahku

Di keheningan malam..

Datang secercah harapan…

Untuk menyambut jiwamu datang…

Sebercik harapan agar kau kembali pulang..

Hanya sepenggal kata bijak yang bisa kutanamkan…

Duduk sedeku, tangan meminta, mulut bergoyang, jatuh air mata…

Tapi apalah daya..

Semua harapan hilanglah sirna..

Karena kau telah tiada..

Ayahku tercinta..

Dari Hati Untuk Pahlawan Hidupku

Meski suaramu

Tak semerdu nyanyian lembut seorang ibu

Kau membingkaiku dengan nada nada ketulusan

Yang mengantarkan hatiku

Menuju lembah tinggi

Bernama kedamaian

Meski sentuhanmu tak selembut belaian suci seorang ibu

Namun dengan dekapanmu

Ku terhangatkan dengan kasihmu

Ku terlenakan

Dengan cintamu

Tangisku berderai

Kala ku ingat ucapan indahmu menimangku

Kala ku sentuh tubuh letihmu menjagaku

Seperti karang menjaga debu pasir

Kau jaga aku

Kau lindungiku

Dari kotoran raga dan jiwa yang kan basahiku

Kau rela di terpa deburan buih

Yang berlalu

Demi aku

Demi anakmu

Seakan tak pernah lelah

Kau hapuskan tetes air mataku

Seakan tak pernah bosan

Kau redamkan aku dari tangisan

Ku urai hati ini

Untukmu

Untuk segalanya yang tlah kau labuhkan pada dermaga hidupku

Hanya sebentuk puisi

Dari ketulusan hati

Untukmu bapakku

Terima kasih

PENUTUP

Demikianlah beberapa puisi tentang ayah yang bisa mimin sajikan. Semoga bisa membantumu menemukan ide dalam membuat puisi untuk ayah ya.

Puisi ini bisa menjadi cara yang lumayan jitu loh buat kamu yang ingin menyampaikan sesuatu secara tidak langsung kepada ayahmu.

Dan membuat sebuah puisi tentang ayah sebenarnya tidaklah sulit. “apa yang kamu rasakan” dan “apa yang ingin kamu sampaikan” kepada ayahmu itulah yang tertuang dalam puisi.

Sekali lagi mimin berharap  semoga setiap perasaan yang tidak bisa kamu ungkapkan secara langsung kepada ayah bisa tergambar jelas dalam puisi tersebut dan kemudian ayahmu memahamimu dengan lebih baik lagi. Semangat mencoba berpuisi ria!

Keyword: Contoh Puisi Ayah

Leave a Reply