Penjelasan Tentang Kata Sifat Bahasa Arab Beserta Kosa Kata lengkap

Kata sifat Bahasa Arab?

Pada kesempatan yang syahdu ini, kami akan membahas mengenai kata sifat Bahasa Arab lengkap beserta penjelasannya.

Seperti yang telah dijelaskan berulang kali bahwa untuk menguasai Bahasa Arab banyak materi yang harus dipelajari dan dipahami dengan benar.

Salah satunya adalah materi mengenai kata sifat Bahasa Arab. Meskipun terlihat sepele tetapi Bahasa Arab memiliki aturan tersendiri mengenai kata sifat ini.

Karena penggunaan kata sifat ini akan berpengaruh pada harakat atau tanda baca, kedudukan kata, dan lain sebagainya.

Bisanya ilmu yang mengatur tentang semua itu adalah nahwu dan shorof. Dalam Bahasa Arab kedua ilmu tersebut merupakan ilmu dasar yang harus dipelajari, sebab dengan nahwu dan shorof teman teman mampu membuat kalimat dengan benar sesuai kaidah Bahasa Arab.

Atau kalau dalam bahasa inggris ilmu tersebut merupakan ilmu tentang grammer. Nah aturan kata sifat ini juga bisa dipelajari melalui nahwu.

Karenanya di bawah ini kami akan menjelaskan sedikit tentang kata sifat serta membagikan beberapa kosa kata yang berhubungan dengan kata sifat.

Kata Sifat Dalam Bahasa Arab

Penjelasan Tentang Kata Sifat Bahasa Arab Beserta Kosa Kata lengkap

youtube.com

Sebenarnya penjelasan tentang kata sifat dalam Bahasa Arab ini cukup panjang, tetapi kali ini kami akan memberikan beberapa point pentingnya saja.

Jadi dalam Bahasa Arab kata sifat ini disebut dengan Na’at. Secara istilah Na’at atau kata sifat adalah sesuatu yang disebutkan setelah isim atau kata benda, yang berfungsi untuk menggambarkan keadaan atau sifat pada kata benda tersebut.

Kata benda yang disifati tersebut dalam Bahasa Arab dinamakan dengan Man’ut (kata yang disifati). Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh di bawah ini:

المُجْتَهِدُ التِلْمِيْدُ جَاءَ

Artinya adalah “seorang siswa yang rajin sudah datang”. Kedudukan التِلْمِيْدُ (seorang siswa) ini disebut dengan man’ut atau yang disifat sedangkan المُجْتَهِد (yang rajin) adalah Na’at atau kata sifat yang menyifati.

Hukum Na’at dan Man’ut (Kata Sifat & Yang Disifati Dalam Bahasa Arab)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa kata sifat dalam Bahasa Arab ini memiliki aturan atau hukumny atau hukumnya tersediri. Lalu apa saja hukum tersebut?

Status I’rabnya

Jadi na’at dan man’ut ini keduanya harus memiliki status i’rab yang sama. Na’at harus mengikuti i’rab man’ut. Jika kata yang disifati (man’ut) adalah manshub maka kata sifatnya (na’at) juga harus manshub yang ditandai dengan harakat fathah.

Misalnya contoh berikut ini: رأيت الأمِيْرَ العادلَ “saya melihat pemimpin yang adil itu”

Karena kedudukan kata الأمِيْرَ adalam manshub maka na’atnya atau kata العادلَ  juga harus manshub.

Mudzakkar atau mu’annats

Hukum yang kedua adalah bahwa na’at atau kata sifat harus mengikuti kedudukan mudzakkar atau mu’annats man’utnya.

Seperti halnya i’rabnya pada hakikatnya bagaimana kondisi man’ut si na’at harus sama persis tak terkecuali jika man’ut mudzakkar maka na’at diubah menjadi mudzakkar, begitu pula jika man’ut mu’annats maka na’at juga mu’annats.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh di bawah ini:

حضر الطالب الناجح (seorang siswa yang rajin itu telah hadir). الطالب adalah man’ut yang bersifat mudzakkar maka na’at nya الناجح juga bersifat mudzakkar.

Sedangkan jika man’ut mu’annats seperti contoh berikut حضرت الطالبة الناجحة (seorang siswi yang rajin itu telah datang). Kata الطالبة merupakan muannats, maka kata sifatnya yaitu  الناجحة juga muannats.

Catatan:

sebenarnya mudzakkar dan muanntas bukanlah tentang gender yang menunjukkan perempuan dan laki-laki, tetapi beberapa orang untuk lebih mudah mengingatnya berpendapat bahwa mudzakkar merupakan isim yang menunjukkan arti laki laki, sedangkan muannats menunjukkan arti perempuan.

Mufrad Dan Jamak

Bentuk na’at man’ut yang biasanya akan selalu mengikuti adalah jamak dan mufrad. Teman teman sebelumnya tentu sudah tau bahwa mufrad adalah isim yang tunggal dan jamak adalah isim yang berbentuk banyak atau lebih dari dua.

Jadi jika man’ut berbentuk mufrad maka na’atnya akan mengikuti mufrad, begitupun juga ketika man’ut berbentuk jamak maka kata sifatnya juga berbentuk jamak.

Berikut terdapat contoh yang menunjukkan jamak dan mufrad dalam na’at man’ut supaya teman teman lebih mudah memahaminya:

Bentuk mufrad : جاء الطالب الناجح (seorang pelajar yang rajin itu telah datang)

Bentuk mutsanna (dua) : جاء الطالبان الناجحان (dua orang pelajar yang rajin itu telah datang)

Bentuk jamak (lebih dari dua) : جاء الطلاب الناجحون (para pelajar yang rajin itu telah datang)

Dari contoh tersebut tentu sudah terlihat jelas ya perbedaannya, dan na’at akan selalu mengikuti bentuk dari man’ut.

Makrifah Dan Nakiroh (Umum dan Khusus)

Sebelum membahas bagaimana makrifah dan nakirah dalam na’at dan man’ut tentu perlu diketahui terlebih dahulu apa itu makrifat dan nakiroh.

Secara singkat makrifah merupakan sesuatu yang menunjukkan arti khusus. Mungkin jika di dalam bahasa inggris fungsi ini sedikit memiliki kemiripan dengan kata “The”.

Nah isim makrifah ini bisa dikenali dengan adanya huruf ﺍﻞ (alif lam) di awal kata benda, misal الطالب artinya adalah siswa/pelajar itu.

Sedangkan nakiroh adalah isim yang menunjukkan arti umum. Biasanya isim ini ditandai dengan tanda baca tanwin dan tidak diawali dengan Alif lam, misal طالبٌ artinya adalah siswa/pelajar.

Jadi jika man’ut berbentuk makrifah maka na’at juga demikian, sedangkan jika man’ut berbentuk nakiroh maka na’at juga berbentuk nakiroh. Perhatikan contoh berikut:

Bentuk makrifah : جاء الطالبُ الناجحُ (siswa yang rajin itu telah datang)

Bentuk nakiroh : جاء طالبٌ ناجحٌ (siswa yang rajin telah datang)

Kumpulan Kata Sifat Dalam Bahasa Arab

Penjelasan Tentang Kata Sifat Bahasa Arab Beserta Kosa Kata lengkap

terupdateinfososial.blogspot.com

No Bahasa Indonesia Bahasa Arab Arab-Latin
1 Besar كَبِيْرٌ Kabiirun
2 Kecil صَغِيْرٌ Shogiirun
3 Bagus جَمِيْلٌ Jamiilun
4 Jelek قَبِيْحٌ Qobiihun
5 Benar صَحِيْحٌ Shohiihun
6 Salah خَطَأٌ Khoto un
7 Luas وَاسِعٌ Waasi’un
8 Sempit ضَيِّقٌ Dloyyiqyn
9 Tajam حَادٌّ Haadun
10 Tumpul كَلِيْلٌ Kaliilun
11 Tebal ثَخِيْنٌ Tsakhiinun
12 Tipis رَقِيْقٌ Raqiiqun
13 Baik طَيِّبٌ Thoyyibun
14 Buruk خَبِيْثٌ Khabiitsun
15 Pendek قَصِيْرٌ Qosiirun
16 Panjang طَوِيْلٌ Thowiilun
17 Panas حَارٌ Haarun
18 Dingin بَارِدٌ Baaridun
19 Kering جَافٌ Jaafun
20 Basah مُبْتَلٌّ Mubtallun
21 Lembut لَيِّنٌ Layyinun
22 Keras شَدِيْدٌ Syadiidun
23 Lurus مُسْتَقِيْمٌ Mustaqiimun
24 Bengkok مُعَوَّجٌ Mu’awwijun
25 Bodoh جَاهِلٌ Jaahilun
26 Cerdas ذَكِيٌّ Dzakiyyun
27 Kotor وَسِخٌ Wasikhun
28 Bersih   Nadziifun
29 Jernih صَافٍ Shoofin
30 Keruh كَدِرٌ Kadirun
31 Idiot أَبْلَه Ablatun
32 Cerdik فِطْنَةٌ Fithnatun
33 Dungu بِلَادَةٌ Bilaadatun
34 Gemuk سَمِيْنٌ Samiinun
35 Kurus نَحِيْفٌ Nahiifun
36 Tua شَيْخٌ Syaikhun
37 Muda شَابٌ Syaabun
38 Ganteng وَسِيْمٌ Wasiimun
39 Cantik جَمِيْلَةٌ Jamiilatun
40 Sehat سَلِيْمٌ Saliimun
41 Sakit مَرِيْضٌ Mariidlun
42 Sedih حَزِيْنٌ Haziinun
43 Gembira فَرِحٌ Farihun
44 Rendah hati مُتَوَاضِعٌ Mutawaadli’
45 Sombong مُتَكَبِّرٌ Mutakabbir
46 Sabar صَابِرٌ Shoobirun
47 Marah غَاضِبٌ Ghaadlibun
48 Terang مُنِيْرٌ Muniirun
49 Gelap مُظْلِمٌ Mudhzlimun
50 Ramai صَاخِـــــــــبٌ Shoohibun
51 Sepi وَحِيْدٌ Wahiidun
52 Berbahaya مُضِرٌّ Mudlirrun
53 Bermanfaat نَافِعٌ Naafi’un
54 Genap شَفْعٌ Syaf’un
55 Ganjil وِتْرٌ Witrun
56 Dalam عَمِيْقٌ ‘amiiqun
57 Dangkal ضَحِلٌ Dlohilun
58 Mahal غَالٍ Ghaalin
59 Murah رَخِيْصٌ Rokhiishun
60 Mudah سَهْلٌ Sahlun
61 Susah صَعْبٌ Sho’bun
62 Berseri تَوَهُّجٌ Tawahhujun
63 Jujur أَمِيْنٌ Amiinun
64 Bohong كَاذِبٌ Kaadzibun
65 Pelit بَخِيْلٌ Bakhiilun

Penutup

Bagaimana penjelasan di atas? Apakah membuat teman teman jadi paham tentang kata sifat dalam Bahasa Arab?

Semoga saja penjelasan tersebut mudah dipahami, dan juga kami berharap kalian juga bisa menambah kosa kata Bahasa Arab.

Mungkin cukup sekian artikel tentang kata sifat Bahasa Arab yang bisa kami sajikan, sekali lagi semoga bermanfaat.

Jika ada kritik, saran, dan juga tambahan silahkan tambahkan ke kolom komentar ya, terimakasih telah berbagi ilmu.

Leave a Reply