Dwi Sara Apriana Segala Kenikmatan Dunia ‘Hanyalah ‘Setetes. Jadi, kalau seseorang mendapatkan yang "satu tetes" tersebut, jangan sombong. Pun kalau tidak dapat dunia, jangan juga sedih. Karena yang tidak didapat itu juga baru "satu tetes". by Ustadz Abdul Somad

4 Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Benar (Sawah, Kebun, dan Warisan)

4 Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Benar (Sawah, Kebun, dan Warisan)

Jual beli tanah harus selalu dilakukan dengan sejumlah saksi. Hal itu agar dikemudian hari tidak terjadi keributan, karena kedua belah pihak sama-sama memiliki saksi.

Selain itu, tanah riskan mengalami pertengkaran bila pengurusannya tidak disertai dengan notaris dan juga sejumlah saksi.

Maka dari itu, dibutuhkan juga surat jual beli tanah sebagai bukti autentik bahwa tanah tersebut telah berganti kepemilikan.


Contoh Surat Jual Beli Tanah


Beberapa contoh surat jual beli tanah dapat Anda simak di bawah ini.

1. Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Benar

Tanah merupakan aset yang terus bertambah mahal dari tahun ke tahun. Hal tersebut menyebabkan tanah dapat digunakan sebagai investasi jangkan panjang. Namun, dalam proses jual belinya dibutuhkan surat perjanjian dengan kekuatan hukum dan bersifat resmi. Contoh dari surat jual beli tanah dapat dilihat sebagai berikut.

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama : Parman
Umur : 36 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Kalasan No. 28
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (Penjual).
Nama : Joko
Umur : 50 Tahun
Pekerjaan : Dosen Swasta
Alamat : Jl. Wates
Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (Pembeli)
Tepatnya pada tanggal 15 Januari 2017, pihak ke I telah menjual, lepas / mutlak sebidang tanah darat seluas 1000 M2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah). Pembayaran akan dilakukan dihadapan para saksi secara tunai.
Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut :
Sebelah barat : Berbatasan dengan tanah Mustofa
Sebelah timur : Berbatasan dengan tanah Jamal
Sebelah utara : Berbatasan dengan tanah Kiki
Sebelah selatan : Berbatasan dengan Jalan Raya
Bangunan terdiri dari :
Ukuran panjang dan lebar : 590 M2
Atap : Genteng
Dinding : Tembok
Lantai : Keramik marmer
Maka dari itu, sejak tanggal 15 Januari 2017, Tanah dan bangunan tersebut telah menjadi hak milik pihak ke II. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya menyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.
Sekian surat keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, beserta juga para saksi, ,sehingga ditanda tanganilah sebagai awal mula pemindahan hak kepemilikan pihak ke I kepada pihak ke II.
Yogyakarta, 15 Januari 2017

Pihak I Pihak II
(Parman) (Joko)

Sanksi I Sanksi II
(Wardoyo) (Andi)

2. Contoh Surat Jual Beli Tanah Sawah

Tanah sawah juga dapat dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Harga dari sawah juga akan terus meningkat dan tidak pernah menurun. Di masa depan, ledakan populasi akan terjadi. Bahkan suatu saat Anda juga bisa saja menggunakan tanah sawah untuk dijadikan bangunan ruko, ataupun kos-kosan. Hanya saja sebelum melakukan transasksi, maka dibutuhkan surat perjanjian jual beli tanah. Contoh penulisannya dapat dilihat berikut.

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
• Nama : Fadhillah
• Umur : 25 Tahun
• Pekerjaan : Pegawai Swasta
• Alamat : Jl. Palagan No. 25
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (penjual).
• Nama : Bagus
• Umur : 47 Tahun
• Pekerjaan : Wiraswasta
• Alamat : Jl. Gejayan
Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (pembeli)
Dalam surat ini dinyatakan bahwa pada 29 September 2017 pihak ke I telah menjual, melepas/mutlak sebidang tanah sawah seluas 450 M2 kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah). Pembayaran tersebut dilakukan dengan melibatkan sejumlah saksi secara tunai.
Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut :
• Sebelah barat : Berbatasan dengan tanah Sungai
• Sebelah timur : Berbatasan dengan tanah Sudiro
• Sebelah utara : Berbatasan dengan tanah Restauran Nasi Padang
• Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah Bambang
Maka dari itu, sejak tanggal 29 September 2017 tanah sawah tersebut telah menjadi hak milik pihak ke II.

Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya menyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.

Demikian, setelah keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, juga saksi-saksi, maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I kepada pihak ke II.

Yogyakarta, 29 September 2017

Pihak Ke I Pihak Ke II
penjual Pembeli

(Fadhillah) (Bagus)

Saksi-saksi
Sanksi I Sanksi II Sanksi III

(Budi) (Sudarma) (Wawan)

3. Contoh Surat Jual Beli Tanah Warisan

Tanah warisan juga sering dijual oleh para ahli warisnya. Jika tanah tersebut berada di pinggir jalan raya, meskipun kini daerah pedesaan, Anda tetap dapat menjadikannya sebagai investasi. Beberapa tahun kedepan bisa saja daerah tersebut dibangun sebuah cabang dari universitas tertentu. Jadi Anda dapat menggunakannya untuk membuat kos-kosan suatu saat nanti. Hanya saja memang dalam proses jual belinya dibutuhkan beberapa saksi dan juga notaris. Tak hanya itu sebagai bukti yang autentik, kedua belah pihak juga diharuskan untuk memegang surat jual beli tanah tersebut.

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama : Arman Supardi
Umur : 24 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Lempuyangan
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (Penjual).
Nama : Partono Sudiro
Umur : 34 Tahun
Pekerjaan : Dosen Swasta
Alamat : Jl. Gedong Kuning
Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (Pembeli)
Tepatnya pada tanggal 22 Februari 2016, pihak ke I telah menjual, lepas / mutlak sebidang tanah darat seluas 300 M2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah). Pembayaran akan dilakukan dihadapan para saksi secara tunai.
Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut :
Sebelah barat : Berbatasan dengan tanah Masjid Al-Huda
Sebelah timur : Berbatasan dengan tanah Paijo
Sebelah utara : Berbatasan dengan tanah Rendra
Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah Adipati
Bangunan terdiri dari :
Ukuran panjang dan lebar : 100 M2
Atap : Genteng
Dinding : Tembok
Lantai : Keramik marmer
Maka dari itu, sejak tanggal 22 Februari 2016, Tanah dan bangunan tersebut telah menjadi hak milik pihak ke II. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya menyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.
Sekian surat keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, beserta juga para saksi, ,sehingga ditanda tanganilah sebagai awal mula pemindahan hak kepemilikan pihak ke I kepada pihak ke II.
Yogyakarta, 22 Februari 2016

Pihak I Pihak II
(Arman Supardi) (Partono Sudiro)

Sanksi I Sanksi II
(Pandega) (Mega Utomo)

4. Contoh Surat Jual Beli Tanah Kebun

Kebun juga merupakan salah satu tanah yang sering dijual oleh pemiliknya. Yang jelas dalam prosesnya, notaris akan mengeluarkan dua buah surat yang masing-masing dipegang oleh pihak I dan pihak II. Contoh penulisan dari surat jual beli tanah kebun dapat dilihat sebagai berikut.

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH
Yang bertanda tangan dibawah ini saya :
Nama : Wijayanto
NIK : 900800866489
Alamat : Jl. Jenderal Sudirman
Selanjutnya orang tersebut diatas disebut sebagai Pihak Pertama (I)
Nama : Rangga
NIK : 679398689688
Alamat : Jl. C. Simanjuntak
Selanjutnya orang tersebut diatas disebut sebagai Pihak kedua (II)
Dengan melalui surat ini, Pihak pertama (I) telah menjual tanah kebun beserta seluruh tanaman di dalamnya yang mana memiliki luas + 3000 m2 kepada Pihak kedua (II) sebesar Rp 900.000.000 ( Seratus Juta Rupiah ) dengan perjanjian sebagai berikut :
1. Pihak Pertama (I) akan akan memberikan Sertifikat tanah atas nama : Wijayanto , setelah pihak kedua (II) sudah melunasi seluruh pembayaran atas tanah tersebut.
2. Surat perjanjian ini akan berlaku sejak ditandan tangani oleh kedua belah pihak.
Demikianlah Surat perjanjian ini dibuat kedua belah pihak, baik penjual oleh Pihak Pertama (I) dan pembeli oleh Pihak Kedua (II) tanpa ada paksaan dari Pihak manapun.
Kulon Progo, 29 Juni 2018
Pihak Pertama, Pihak Kedua,

Wijayanto Rangga


Demikian penjelesan kami mengenai beberapa contoh surat jual beli tanah yang baik dan bisa Anda jadikan referensi. Semoga bermanfaat.

Dwi Sara Apriana
Dwi Sara Apriana Segala Kenikmatan Dunia ‘Hanyalah ‘Setetes. Jadi, kalau seseorang mendapatkan yang "satu tetes" tersebut, jangan sombong. Pun kalau tidak dapat dunia, jangan juga sedih. Karena yang tidak didapat itu juga baru "satu tetes". by Ustadz Abdul Somad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *